Percepat Pembangunan Huntap di Balai Gadang

  • 18 Sep 2026 00:25 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di kawasan Balai Gadang, Kota Padang, mulai berjalan secara bertahap dan paralel. Dari rencana sekitar 340 unit, sebagian rumah pada tahap awal pembangunan bahkan telah selesai dikerjakan.

Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa mengatakan, Pemerintah Kota Padang terus memberikan dukungan dan melakukan koordinasi untuk mempercepat pembangunan Huntap tersebut. Percepatan dilakukan agar pembangunan dapat berjalan sesuai tahapan dan segera memberikan kepastian hunian yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Pemerintah Kota Padang terus mendukung dan berkoordinasi dalam percepatan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) ini, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan,” ujarnya saat meninjau perkembangan pembangunan Huntap bersama Tim Monitoring dan Evaluasi Gabungan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), Kamis 17 September 2026.

Menurut Raju, pembangunan Huntap menjadi salah satu upaya untuk memberikan tempat tinggal yang layak dan lebih pasti bagi masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah Kota Padang akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar proses pembangunan dapat diselesaikan secara bertahap.

Pembangunan dilakukan dengan menyesuaikan kesiapan lahan yang sebelumnya telah melalui proses pembersihan atau land clearing. Setelah lahan siap, pembangunan unit rumah langsung dilaksanakan secara paralel sehingga prosesnya dapat terus berlanjut dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

Ketua Tim Satgas PRR Wilayah Sumatera Barat Brigjen Pol. Yopie Indra mengatakan, peninjauan fisik diperlukan untuk memastikan proses pembangunan di lapangan berjalan sesuai rencana. Tim juga memastikan koordinasi dengan mitra yang terlibat tetap berjalan selama pembangunan Huntap berlangsung.

“Hari ini kami dari Satuan Tugas PRR melakukan kunjungan fisik langsung ke lokasi pembangunan Huntap yang rencananya akan dibangun kurang lebih 340 unit. Ini terus dipercepat,” katanya.

Ia menyebut, sebagian rumah yang ditinjau sudah selesai dibangun dan pembangunan berikutnya akan terus dilanjutkan. Menurutnya, pola pembangunan secara paralel memungkinkan unit rumah segera dikerjakan setelah lahan selesai menjalani proses land clearing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....