Padang Siapkan Data KKS untuk Target Swasti Saba Wistara 2027
- 18 Sep 2026 01:18 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Kota Padang menyiapkan kelengkapan data dan dokumen Kabupaten/Kota Sehat (KKS) sebagai bagian dari upaya meraih penghargaan Swasti Saba Wistara pada penilaian tingkat nasional 2027. Penginputan data capaian tahun 2025 dan 2026 menjadi salah satu tahapan yang harus diselesaikan sebelum dilakukan verifikasi oleh Tim Pembina KKS Provinsi Sumatera Barat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Srikurnia Yati mengatakan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu KKS dan kecamatan diminta memastikan data dukung sesuai indikator yang telah ditetapkan. Kelengkapan tersebut juga mencakup penentuan titik dan objek pantau yang akan menjadi bagian dari proses penilaian Kota Sehat.
“Kegiatan kita hari ini merupakan rangkaian kegiatan yang sudah kita buatkan timeline terkait dengan penilaian Kota Sehat. Karena memang harapan kita untuk tahun 2027 nanti, penilaian dari pusat, Kota Padang mendapatkan Swasti Saba Wistara,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi dan Penyamaan Persepsi Penginputan Data Capaian KKS Kota Padang Tahun 2026, Kamis 17 September 2026.
Menurutnya, sinergi antar-OPD menjadi bagian penting dalam memenuhi seluruh persyaratan penilaian KKS. Ia optimis kolaborasi yang telah berjalan dapat mendukung terwujudnya Kota Padang yang bersih, aman, nyaman, dan sehat.
Batas akhir penginputan data capaian KKS tahun 2026 ditetapkan pada 30 September 2026 melalui aplikasi Swasti Saba dan SIPANTAS. Setelah itu, Tim Pembina Provinsi Sumatera Barat dijadwalkan melakukan verifikasi dokumen pada 9 Oktober 2026.
Srikurnia menjelaskan, tahapan tersebut merupakan bagian dari persiapan terstruktur yang telah disusun dalam timeline penanganan Kota Sehat. Jika dokumen Kota Padang lolos verifikasi tingkat provinsi, berkas selanjutnya akan diteruskan untuk penilaian tingkat nasional pada April 2027.
Pada tahapan berikutnya, Wali Kota Padang Fadly Amran dijadwalkan melakukan presentasi mengenai pelaksanaan Kota Sehat di Padang. Setelah presentasi, proses penilaian akan dilanjutkan dengan evaluasi lapangan atau field evaluation oleh tim nasional yang diperkirakan berlangsung pada Juli atau Agustus 2027.
Ketua Forum Kota Sehat (FKS) Kota Padang Rukayah Anwar menekankan pentingnya komitmen seluruh OPD pengampu untuk menyelesaikan penginputan data sesuai batas waktu. Data tersebut akan menjadi bahan yang diverifikasi oleh Tim Pembina Provinsi Sumatera Barat sebelum memasuki tahapan penilaian selanjutnya.
“Kita menyampaikan kepada OPD pengampu bahwa 30 September batas maksimalnya mereka harus memberikan data kita untuk data 2026, dan 9 Oktober akan diverifikasi oleh tim pembina Provinsi Sumatera Barat,” katanya.
Rukayah menyebut, pada penilaian tahun sebelumnya Kota Padang meraih peringkat pertama tingkat Provinsi Sumatera Barat. Capaian tersebut menjadi salah satu modal untuk melanjutkan persiapan sekaligus mempertahankan capaian di tingkat provinsi dan mengejar Swasti Saba Wistara pada penilaian nasional 2027.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....