Satgas PRR Dorong Percepatan Pemulihan Pascabencana Kota Pariaman

  • 16 Sep 2026 16:13 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Pariaman - Wali Kota Pariaman Yota Balad menerima kunjungan Wakil Kepala Posko Nasional Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana, Marsma TNI Ridha Hermawan, di Kantor Balaikota Pariaman, Rabu, 16 September 2026. Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan sejumlah infrastruktur yang terdampak bencana di Kota Pariaman.

Yota Balad menyambut kedatangan tim Satgas PRR dan berharap kunjungan tersebut dapat memperkuat sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah. Ia juga melaporkan sejumlah pembangunan pascabencana telah dikerjakan dan progresnya mencapai sekitar 75 persen.

“Masih terdapat sejumlah usulan tambahan yang belum terakomodasi karena faktor sosial dan kekeluargaan di lapangan. Seperti pembangunan hunian tetap serta relokasi jembatan gantung di Desa Rambai dan Kampung Apar yang diharapkan segera dapat dilanjutkan,” ujar Yota Balad.

Yota juga mengusulkan revitalisasi aliran Batang Mangua atau Batang Mangor sepanjang sekitar 12 kilometer yang menjadi batas Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman. Menurutnya, aliran sungai tersebut kerap mengalami longsor dan erosi ketika hujan lebat sehingga berpotensi membahayakan permukiman warga di sepanjang bantaran sungai.

Wakil Kepala Posko Nasional Satgas PRR, Marsma TNI Ridha Hermawan, mengatakan pihaknya akan mendorong percepatan pembangunan di Kota Pariaman melalui koordinasi dengan pemerintah pusat. “Kami akan menyampaikan kepada Ketua Satgas Nasional, dalam hal ini Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian, terkait berbagai usulan dan kebutuhan percepatan pembangunan,” ujarnya.

Ridha menjelaskan kunjungan tersebut merupakan bentuk sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memulihkan wilayah terdampak bencana secara menyeluruh dan berkelanjutan. Kegiatan juga dilakukan untuk monitoring dan evaluasi penanganan bencana serta mempercepat realisasi dana Transfer ke Daerah (TKD) agar tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan langsung masyarakat.

Ia menambahkan, tim Satgas PRR akan melakukan survei lapangan untuk memastikan berbagai indikator dan usulan yang disampaikan menjadi prioritas penanganan. Survei melibatkan BPBD, Bappeda, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan, Dinas PUPR, Inspektorat, Dinas Perkim dan Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, serta bagian pemerintahan Kota Pariaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....