Fachri Ahmad Raih Lifetime Achievement Award Unand

  • 15 Sep 2026 08:52 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Universitas Andalas anugerahi Profesor Fachri Ahmad sebagai Lifetime Achievement Award atau Penghargaan Prestasi Seumur Hidup pada malam anugerah Dies Natalis ke-70 tahun 2026, Senin, 14 September 2026. Tim Dewan Juri yang berisikan jurnalis senior, praktisi, dan perwakilan mahasiswa memilih Wakil Gubernur Sumatera Barat periode 2000-2005 tersebut berkat kontribusi dan pengabdian nyatanya dalam kemajuan daerah dan UNAND.

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unand yang juga menjabat Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri RI, Deni Abdi mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bukti nyata UNAND yang tetap berpijak pada nilai leluhur serta menghargai kontribusi nyata insan akademik yang berkiprah pada bangsa.Menurutnya, hal dimaksud sejalan dengan tema Dies Natalis Unand ke-70, Tumbuh Berakar, Mejulang Berdampak.

“Bukan hanya seberapa tinggi posisi yang dicapai, tapi seberapa besar manfaat yang diberikan bagi masyarakat dan bangsa. Ini bukan sebagai perayaan, namun untuk mengenang dari mana kita sebagai alumni berasal, merenungi apa yang telah dicapai dan apa yang bisa diberikan untuk masa depan,” katanya.

Sementara itu, penerima Lifetime Achievement Award, Prof. Fachri Ahmad mengatakan, UNAND telah jauh berkembang sebagai institusi perguruan tinggi tidak hanya dimata nasional, namun dikenal luas di negeri tetangga. “Kami dengan bangga mendapat penghargaan ini atas pengabdian selama ini. Sederhananya, kami sudah melakukan yang terbaik untuk Unand di masa lampau, pada saat dosen UNAND memiliki keterbatasan SDM dan gelar akademik, saat itulah kami memikirkan bagaimana agar bisa dosen ini bisa menggali pengetahuan di luar negeri hingga ke Malaysia untuk meningkatkan kualitas akademiknya,” ujar pakar ilmu tanah itu.

Penganugerahan Fachri Ahmad atas prestasi seumur hidup merupakan bukti nyata Unand yang menghargai kiprah sepak terjang Rektor Unand periode 1993-1997 tersebut bagi bangsa. Lahir di Palembang pada 11 Desember 1940, Fachri tumbuh dalam keluarga sederhana.

Sebagai anak sulung dari tujuh bersaudara dari pasangan Ahmad Marah Sutan dan Balkis Syarif, ia terbiasa dengan kerja keras. Masa sekolahnya dihabiskan di Solok, sebelum akhirnya merantau ke Padang untuk kuliah di Fakultas Pertanian Unand.

Dahaga akan ilmu membawanya terbang jauh ke Negeri Paman Sam. Fachri berhasil meraih gelar Master of Science (1984) dan Doctor of Philosophy (1988) dari Universitas Georgia, Amerika Serikat, sebuah pencapaian luar biasa yang memperkuat kepakarannya sebagai ahli ilmu tanah.

Karier akademis Fachri dimulai dari nol sebagai asisten dosen di Unand pada 1964. Ia mengabdi selama 47 tahun di universitas tersebut hingga pensiun pada 2011.

Keberhasilan memimpin institusi pendidikan membawa Fachri ke panggung politik nasional dan daerah. Pada tahun 1997, ia dipercaya menjadi Anggota MPR RI Utusan Daerah, bahkan sempat menjabat sebagai Juru Bicara Fraksi Utusan Daerah.

Sejarah baru diukir pada tahun 2000 ketika ia terpilih melalui mekanisme DPRD sebagai Wakil Gubernur Sumatera Barat, mendampingi Gubernur Zainal Bakar. Selama lima tahun masa jabatannya, Fachri dikenal sebagai birokrat yang tenang, cerdas, dan memiliki kedekatan kuat dengan dunia intelektual.

Pada malam anugerah Dies Natalis ke-70 tahun 2026, Universitas Andalas juga memberikan penghargaan anugerah inspiratif bagi sejumlah alumni. Diantaranya, kategori kiprah internasional bagi Prof. dr Erlina Burhan yang berkontribusi dalam eliminasi penyakit paru Tuberkulosis (TB) dan penanganan covid-19, Ir. Djoni untuk kategori Tokoh Penggerak Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, yang telah berkontribusi dalam praktik baik tanam Sawah Pokok Murah yang telah menjadi rujukan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....