Sumbar Masih Impor 40 Persen Kebutuhan Daging Sapi

  • 15 Sep 2026 16:44 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Sumatera Barat masih memenuhi sekitar 40 persen kebutuhan daging sapi dari luar daerah. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi menyebut kondisi tersebut perlu dijawab melalui penguatan produksi peternakan daerah.

Mahyeldi menyampaikan hal itu dalam pidatonya pada Dies Natalis ke-70 Universitas Andalas. Ia mendorong Unand ikut berkontribusi melalui riset dan kerja sama untuk meningkatkan produksi peternakan Sumbar.

Menurut Mahyeldi, kebutuhan daging sapi di Sumatera Barat saat ini baru sekitar 60 persen yang dapat dipenuhi dari produksi daerah. Sementara itu, sekitar 40 persen kebutuhan lainnya masih bergantung pada pasokan dari provinsi lain.

“Kita masih disuplai oleh provinsi tetangga kita, terutama sekali adalah untuk daging sapi. Kebutuhan yang bisa kita 60 persen, dan 40 persen lainnya masih disuplai dari luar Provinsi Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.

Mahyeldi berharap Fakultas Peternakan Universitas Andalas dapat memperkuat kerja sama untuk menjawab persoalan tersebut. Menurutnya, peningkatan produksi peternakan penting bagi daerah yang mengandalkan sektor pertanian.

Ia menilai penguatan produksi daging sapi dapat mendukung peningkatan hasil sektor peternakan di Sumatera Barat. Kondisi tersebut diharapkan turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita harapkan, Fakultas Peternakan khususnya Universitas Andalas bisa mengadakan kerja sama untuk menjawab permasalahan-permasalahan ini,” ujarnya.

Mahyeldi berharap Sumatera Barat dapat meningkatkan produksi pertanian, peternakan, dan perikanan secara berkelanjutan. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat terhadap komoditas tersebut dapat semakin banyak dipenuhi dari dalam daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....