Mahasiswa Malaysia Pelajari Pemberdayaan Keluarga dan Budaya Minangkabau

  • 12 Sep 2026 15:19 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Kolaborasi di bidang pendidikan dan kesehatan membuka peluang bagi Kota Padang untuk memperkenalkan praktik pemberdayaan keluarga sekaligus kekayaan budaya Minangkabau kepada mahasiswa dari Malaysia. Pertukaran pengalaman tersebut dinilai penting karena mahasiswa tidak hanya memperoleh pembelajaran akademik, tetapi juga dapat melihat langsung peran organisasi masyarakat dalam meningkatkan kualitas keluarga dan kehidupan sosial.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran, mengatakan PKK memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan berbagai kebutuhan masyarakat. Peran tersebut mencakup pemberdayaan perempuan dan anak, pendidikan, ekonomi, hingga kesehatan keluarga.

"Bagi kami, Tim Penggerak PKK Kota Padang, kegiatan ini sangat bernilai. PKK mempunyai peran yang dekat dengan kehidupan masyarakat, mulai dari pemberdayaan perempuan dan anak, pendidikan, ekonomi, hingga kesehatan keluarga," ungkap Dian.

Dalam pertemuan tersebut, TP PKK Kota Padang memaparkan 10 Program Pokok PKK, sementara Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Padang memperkenalkan peran organisasi dalam mendukung peningkatan kualitas keluarga. Dian mengatakan pertukaran pengalaman akan semakin bermakna jika mahasiswa juga mengenal kehidupan masyarakat dan budaya setempat. Karena itu, para delegasi didorong tidak hanya melihat Padang dari perspektif akademik, tetapi juga mengenal kuliner dan adat budaya Minangkabau.

"Kami berharap pertemuan ini bukan sekadar menjadi tempat untuk memberi ilmu, tetapi benar-benar menjadi ruang untuk saling belajar. Jangan hanya mengenal Kota Padang melalui kegiatan akademik dan pengabdian masyarakat, tetapi juga kenali masyarakatnya, kuliner terutama, dan adat budaya Minangkabau," ujarnya.

Menurut Dian, interaksi tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi hubungan yang lebih luas antara Kota Padang dan KPJ Healthcare University Malaysia. Peluang tersebut mencakup kerja sama maupun pertukaran pengalaman di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Executive and Programme Advisor Department Student Affairs KPJ Healthcare University, Nur Aryanni Binti Abdul Manaf, mengatakan program pengabdian masyarakat memberikan pengalaman kepada mahasiswa yang tidak sepenuhnya diperoleh di ruang kuliah.

"Kegiatan ini untuk memberikan mahasiswa pengalaman dan pembelajaran di luar ruangan kuliah, serta berinteraksi dan berbagi pengalaman dengan masyarakat sekitar. Semoga ini meningkatkan semangat belajar dan bekerjasama, serta diharapkan dapat mempererat hubungan Indonesia dan Malaysia, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan," tuturnya.

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Kota Padang, Aie Pacah, Jumat 11 September 2026, dengan mempertemukan mahasiswa KPJ Healthcare University dengan TP PKK dan DWP Kota Padang. Pertemuan menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat yang dirancang sebagai pembelajaran langsung di luar lingkungan kampus.

Selain pendidikan dan kesehatan, kunjungan mahasiswa Malaysia tersebut turut menjadi kesempatan memperkenalkan potensi pariwisata Sumatra Barat. Wakil Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sumatra Barat, Darmawi, mengatakan Padang memiliki kekuatan pada kuliner, keindahan alam, dan kekayaan budaya.

"Kota Padang sudah populer dari dahulunya. Kuliner, keindahan alam, dan kekayaan budaya akan memberikan pengalaman terbaik bagi para delegasi dari Malaysia ini," jelas Darmawi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....