Pemkab Pasbar Dorong Perempuan Pejabat Eksekutif Jaga Keseimbangan Hidup
- 12 Sep 2026 02:19 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pemkab Pasbar) mendorong perempuan yang menduduki jabatan eksekutif tidak hanya memperkuat kompetensi kepemimpinan, tetapi juga menjaga keseimbangan antara karier, keluarga dan kesejahteraan diri. Keseimbangan tersebut dinilai penting agar kepemimpinan dapat dijalankan secara sehat, matang dan berkelanjutan.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Pasaman Barat, Harlina Syahputri, mengatakan perempuan pemegang jabatan eksekutif menghadapi tuntutan yang kompleks, baik dalam organisasi maupun kehidupan keluarga dan sosial. Kemampuan mengelola prioritas, energi dan tekanan menjadi bagian penting dalam menjalankan kepemimpinan.
“Di satu sisi ada tuntutan organisasi, target kinerja, dan pengambilan keputusan. Di sisi lain, terdapat tanggung jawab keluarga dan sosial serta kebutuhan menjaga kesehatan fisik dan mental,” ujarnya saat membuka kegiatan Peningkatan Sumber Daya Manusia bagi Perempuan Pemegang Jabatan Eksekutif di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2026 di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat, Jumat, 11 September 2026.
Menurut Harlina, pemimpin perempuan perlu memahami kapan harus bergerak maju dan kapan mengambil waktu untuk beristirahat serta memulihkan diri. Kemampuan menjaga keseimbangan tersebut bukan hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga mendukung kualitas pengambilan keputusan dalam organisasi.
“Menjadi pemimpin yang baik bukan berarti harus mengorbankan diri sendiri. Merawat diri bukan tanda kelemahan, tetapi bagian dari kepemimpinan yang matang,” ujarnya.
Harlina menilai perempuan merupakan aset penting bagi organisasi karena memiliki perspektif dan pengalaman yang dapat memperkaya proses pengambilan keputusan. Kemampuan membangun empati, ketegasan dan kolaborasi juga dinilai semakin dibutuhkan dalam menghadapi tantangan organisasi yang kompleks.
Kegiatan mengusung tema “Leading with Balance: Mengelola Karier, Peran, dan Kesejahteraan Diri”. Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas, kepercayaan diri dan kualitas kepemimpinan perempuan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.
Harlina berharap peserta dapat meningkatkan kemampuan dalam mengambil keputusan dan membangun komunikasi kepemimpinan yang efektif. Selain itu, peserta juga didorong memperkuat kemampuan mengelola konflik, membangun jejaring, menghadapi tekanan serta menjaga kesejahteraan diri.
“Jangan takut untuk berkembang dan jangan ragu mengambil kesempatan. Bangun kepercayaan diri untuk terus belajar, berprestasi, dan memimpin tanpa kehilangan keseimbangan dalam kehidupan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....