Pemkab Pasbar Dorong Perempuan Jadi Pemimpin Berdaya Seimbang

  • 13 Sep 2026 02:09 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mendorong perempuan yang memegang jabatan eksekutif untuk memperkuat kemampuan kepemimpinan tanpa mengabaikan keseimbangan antara pekerjaan, keluarga, dan kesejahteraan diri. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Peningkatan Sumber Daya Manusia bagi Perempuan Pemegang Jabatan Eksekutif di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2026, Jumat, 11 September 2026.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkab Pasbar, Harlina Syahputri, mengatakan penguatan kapasitas perempuan diperlukan agar mampu menghadapi tuntutan organisasi dan mengambil keputusan secara lebih matang. Kegiatan yang mengangkat tema “Leading with Balance: Mengelola Karier, Peran, dan Kesejahteraan Diri” itu digelar di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat.

Harlina menjelaskan, perempuan yang berada dalam posisi kepemimpinan menghadapi tanggung jawab berlapis, mulai dari target pekerjaan, pengambilan keputusan, hingga peran dalam keluarga dan lingkungan sosial. Kondisi tersebut membuat kemampuan mengatur prioritas dan menjaga kondisi fisik maupun mental menjadi bagian penting dalam menjalankan kepemimpinan.

“Di satu sisi ada tuntutan organisasi, target kinerja, dan pengambilan keputusan, sementara di sisi lain ada tanggung jawab keluarga dan sosial serta kebutuhan menjaga kesehatan fisik dan mental. Kepemimpinan perlu dijalankan secara sehat dan bijaksana agar dapat berlangsung secara berkelanjutan tanpa mengorbankan kebutuhan pribadi," ucapnya.

Ia menilai keseimbangan dalam kepemimpinan dapat dibangun dengan menetapkan prioritas, mengatur batasan, serta mengelola energi dan waktu secara tepat. Perempuan juga perlu memahami kapan harus bekerja lebih keras dan kapan perlu beristirahat untuk memulihkan diri agar tetap mampu menjalankan tanggung jawab secara optimal.

“Menjadi pemimpin yang baik bukan berarti harus mengorbankan diri sendiri, karena merawat diri bukan tanda kelemahan tetapi bagian dari kepemimpinan yang matang. Perempuan memiliki peran strategis dalam organisasi karena membawa perspektif, pengalaman, empati, ketegasan, dan kemampuan membangun kolaborasi," ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Harlina menyebutkan Pemkab Pasbar mendorong peserta meningkatkan kemampuan komunikasi kepemimpinan, pengambilan keputusan, pengelolaan konflik, pengembangan jejaring, serta pengelolaan tekanan kerja. Ia juga mengajak perempuan pemegang jabatan eksekutif terus belajar dan berani mengambil peluang untuk berkembang, berprestasi, dan memimpin tanpa kehilangan keseimbangan kehidupan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....