Belasan Ribu Warga Dharmasraya Terdampak Kekeringan, Air Bersih Disalurkan
- 11 Sep 2026 17:56 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Sebanyak 13.554 kepala keluarga di Dharmasraya terdampak kekeringan dan krisis air bersih. Kondisi tersebut tersebar di 106 jorong pada 25 nagari dan 10 kecamatan.
Berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informatika Dharmasraya, hanya Kecamatan Sembilan Koto yang belum melaporkan wilayah terdampak. Pemerintah kabupaten kini memperkuat distribusi air bersih untuk masyarakat.
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengatakan telah membentuk Satgas Penanganan Kemarau. Satgas bertugas menangani dampak kemarau, termasuk distribusi air bersih dan pompa untuk pertanian.
Annisa menjelaskan distribusi kembali dilakukan ke sejumlah wilayah terdampak. Pada Jumat, 11 September pihaknya menyalurkan air bersih diantaranya Ampang Kuranji, Taratak Tinggi, Sikabau, Koto Ranah, dan Koto Laweh.
Sebelumnya penyaluran juga menjangkau Siguntur, Sungai Duo, Tabek Koto Gadang, Koto Baru, dan Tebing Tinggi. Wilayah lainnya meliputi Panyubarangan, Kurnia Selatan, Batu Rijal, Gunung Medan, dan Ranah Palabi.
Pemkab Dharmasraya mengerahkan armada mobil tangki untuk memperkuat distribusi air bersih. Annisa mengatakan total 16 armada disiapkan dari pemerintah daerah, balai, dan pemerintah provinsi.
“Untuk sementara ada empat unit mobil tangki dari Pemda, 10 unit dari balai dan dua unit dari provinsi yang akan dikerahkan untuk membantu distribusi air kepada masyarakat,” ujar Annisa pada Jumat, 11 September 2026.
Pemkab Dharmasraya juga berkoordinasi dengan BNPB untuk pembangunan sumur bor di wilayah yang membutuhkan. Pemerintah daerah turut mengomunikasikan dukungan perusahaan untuk menambah armada tangki.
Annisa memastikan penanganan kekeringan dilakukan berdasarkan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat. “Kolaborasi penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....