HUT ke-81, RRI Dituntut Makin Adaptif Hadapi Generasi Digital

  • 11 Sep 2026 10:53 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Kepala Biro Antara Sumatera Barat, Ikhwan Wahyudi menilai Radio Republik Indonesia (RRI) semakin adaptif dalam melakukan transformasi mengikuti perkembangan era digital. Transformasi tersebut dinilai penting agar RRI tetap eksis dan mampu menjangkau pendengar serta pembaca yang lebih luas.

Ikhwan mengatakan, RRI memiliki peran strategis dalam mewarnai sejarah perjuangan bangsa dan tetap dapat menjalankan peran tersebut melalui transformasi digital. Menurutnya, RRI harus terus menyampaikan pesan-pesan positif, sekaligus memberikan pencerahan, pencerdasan, dan edukasi kepada masyarakat luas.

“Dalam perjalanan 81 tahun RRI sekarang, RRI cukup adaptif melakukan transformasi mengiringi era digital. RRI yang punya peran strategis dalam mewarnai sejarah perjuangan bangsa, ternyata tetap eksis dengan transformasi ini,” ujar Ikhwan.

Ia menilai, tantangan RRI ke depan semakin besar seiring perubahan demografi masyarakat Indonesia yang kini didominasi generasi dengan karakter dan kebiasaan mengakses informasi yang berbeda. Kondisi tersebut menuntut RRI untuk memahami selera generasi milenial, generasi X, generasi Y, hingga generasi Z.

Menurut Ikhwan, generasi saat ini memiliki selera yang berbeda dalam mengolah dan mengakses informasi dibandingkan generasi baby boomer yang tumbuh pada masa kejayaan radio. Karena itu, RRI perlu mengakomodasi perubahan tersebut tanpa meninggalkan perannya sebagai lembaga penyiaran publik.

“Artinya RRI tetap bisa menjalankan perannya menyampaikan informasi publik sebagai lembaga penyiaran publik. Akan tetapi dengan format yang lebih adaptif bagi generasi milenial, generasi X, generasi Y,” katanya.

Ikhwan berharap transformasi yang dilakukan RRI dapat memperluas jangkauan sekaligus mempertahankan fungsi radio publik dalam memberikan informasi yang mencerahkan dan edukatif. Dengan format yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan karakter generasi baru, RRI dinilai dapat tetap relevan di tengah perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....