Korban Petir dan Longsor di Agam Terima Santunan Kemensos

  • 10 Sep 2026 05:21 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Sebanyak 10 warga terdampak sambaran petir dan tanah longsor di Kabupaten Agam menerima santunan dari Kementerian Sosial. Bantuan tersebut terdiri dari santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia dan korban yang mengalami luka berat akibat bencana.

Santunan diserahkan Bupati Agam Benni Warlis kepada para penerima di Mess Pemkab Agam Belakang Balok, Rabu 9 September 2026. Dua ahli waris korban meninggal dunia masing-masing menerima Rp15 juta, sedangkan delapan korban luka berat masing-masing memperoleh Rp5 juta.

Dari 10 penerima, tiga orang merupakan korban sambaran petir di Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang. Satu korban meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka berat.

Tujuh penerima lainnya merupakan korban tanah longsor di Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto. Dari jumlah tersebut, satu orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka berat.

Bantuan tersebut merupakan santunan dari Kementerian Sosial yang diperjuangkan Pemerintah Kabupaten Agam. Santunan disalurkan dalam bentuk uang tunai melalui Bank Mandiri kepada korban dan ahli waris.

Bupati Agam Benni Warlis mengatakan santunan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang terdampak musibah. Meski nilainya tidak sebanding dengan kerugian yang dialami, bantuan itu menjadi bentuk kepedulian pemerintah kepada korban dan keluarga.

“Bantuan ini memang tidak seberapa dibandingkan dengan kerugian yang dialami. Namun, ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada korban dan keluarga yang terdampak,” ujar Benni Warlis.

Benni menyampaikan pemerintah daerah turut berduka atas musibah yang menimpa masyarakat dan mengajak keluarga korban menghadapi cobaan dengan ketabahan dan keikhlasan. Pemerintah Kabupaten Agam, menurutnya, akan terus berupaya hadir memberikan perhatian kepada masyarakat yang mengalami musibah.

Ia berharap santunan tersebut dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan keluarga korban, terutama dalam masa sulit setelah bencana. Bantuan itu sekaligus menjadi wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....