ISPU Tak Sehat, Pemkab Padang Pariaman Bagikan Masker untuk Pelajar

  • 10 Sep 2026 06:11 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman meningkatkan perlindungan masyarakat menyusul kualitas udara yang memburuk akibat kabut asap. Berdasarkan pemantauan Shelter Air Quality Monitoring System (AQMS) di Parik Malintang, konsentrasi partikulat halus PM2,5 meningkat hingga masuk kategori tidak sehat.

Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, terutama sistem pernapasan. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan masyarakat dengan riwayat penyakit pernapasan diminta mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

Sebagai langkah perlindungan dini, Pemkab Padang Pariaman membagikan masker gratis kepada warga dan pelajar pada Rabu 9 September 2026. Pembagian masker dipusatkan di depan SDN 04 Enam Lingkung, sekaligus menjadi upaya memastikan anak-anak tetap terlindungi saat beraktivitas di tengah kabut asap.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis mengimbau masyarakat konsisten menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama bagi pengendara sepeda motor. Masyarakat juga diminta tidak membakar sampah karena asap pembakaran dapat memperburuk kualitas udara dan berpotensi memicu kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama bagi pengendara sepeda motor. Selain itu, jangan membakar sampah karena dapat memperparah kondisi udara dan berpotensi memicu kebakaran,” ujar John Kenedy Azis.

Selain membagikan masker, jajaran Pemkab Padang Pariaman bersama kader TP-PKK dan instansi terkait memberikan edukasi kepada masyarakat. Edukasi mencakup pentingnya penggunaan masker saat berada di luar ruangan serta menjaga kondisi kesehatan selama kabut asap menyelimuti wilayah tersebut.

Pemerintah daerah menilai perlindungan terhadap anak-anak menjadi perhatian penting karena mereka termasuk kelompok yang rentan terhadap dampak buruk kualitas udara. Karena itu, masyarakat diharapkan ikut membatasi paparan asap dengan mengurangi aktivitas luar ruangan dan menggunakan alat pelindung diri.

Pembagian masker tersebut juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam merespons dampak kabut asap yang dirasakan masyarakat. Pemkab Padang Pariaman berharap kesadaran menjaga kesehatan berjalan beriringan dengan kepedulian menjaga lingkungan, termasuk menghindari pembakaran sampah dan lahan agar kualitas udara kembali membaik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....