Pemko Pariaman Siapkan Sekolah Daring jika Kabut Asap Makin Memburuk

  • 10 Sep 2026 13:25 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kota Pariaman menyiapkan skema pembelajaran jarak jauh atau sekolah daring jika kondisi kabut asap semakin memburuk dan berisiko terhadap kesehatan siswa. Kebijakan tersebut akan diambil dengan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara dan ketebalan kabut asap di wilayah Kota Pariaman.

Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan pemerintah daerah terus memantau kualitas udara secara berkala untuk menentukan langkah yang tepat bagi perlindungan siswa. Menurutnya, keselamatan dan kesehatan anak-anak menjadi pertimbangan utama dalam menentukan keberlanjutan pembelajaran tatap muka. “Apabila kondisi asap makin parah, kami akan laksanakan sekolah daring demi menjaga keselamatan dan kesehatan anak-anak,” ujar Yota Balad saat ditemui Kamis 10 September 2026.

Sebagai langkah perlindungan dini, Pemko Pariaman mulai membagikan masker kepada siswa di sejumlah sekolah. Yota Balad bersama Ketua TP PKK Kota Pariaman, Ny. Yosneli Balad, membagikan masker kepada siswa SMA Negeri 1 Pariaman dan SD Negeri 19 Pariaman.

Yota Balad mengatakan, pembagian masker tidak hanya dilakukan di dua sekolah tersebut. Distribusi akan dilanjutkan secara bertahap ke sekolah-sekolah lainnya di seluruh wilayah Kota Pariaman agar perlindungan terhadap siswa dapat dilakukan secara merata. “Aksi pembagian masker ini dilakukan sebagai upaya perlindungan dini terhadap kesehatan para siswa agar tidak terpapar penyakit saluran pernapasan atau ISPA saat beraktivitas di lingkungan sekolah,” katanya.

Selain menggunakan masker, Pemko Pariaman mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan siswa, mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak diperlukan. Masyarakat juga diminta konsisten menggunakan masker saat bepergian sebagai langkah untuk mengurangi risiko paparan kabut asap.

Pemko Pariaman akan terus mengevaluasi kondisi kualitas udara sebelum menentukan kebijakan pembelajaran berikutnya. Jika kualitas udara semakin tidak sehat, penerapan sekolah daring menjadi salah satu opsi untuk memastikan kegiatan belajar tetap berlangsung sekaligus melindungi kesehatan siswa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....