Dishub Padang Panjang Atur Lalu Lintas Antisipasi Lonjakan Kendaraan Jemaah BKMT

  • 06 Sep 2026 11:57 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Lonjakan kendaraan jemaah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat mendapat perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang Panjang. Pengaturan lalu lintas dan penataan parkir dilakukan untuk mencegah kepadatan kendaraan di sekitar Masjid Agung Manarul 'Ilmi Islamic Centre pada Minggu 6 September 2026.

Kepala Dishub Kota Padang Panjang, Fhandy Ramadhona, mengatakan pihaknya telah menyiagakan personel sejak sehari sebelum kegiatan berlangsung. Petugas ditempatkan di sejumlah titik untuk mengatur arus kendaraan sekaligus mengarahkan jemaah menuju lokasi parkir yang telah disiapkan.

“Sejak kemarin hingga hari ini, kami telah menurunkan personel untuk menata parkir jemaah BKMT. Baik parkir bus, mobil maupun kendaraan roda dua,” ujarnya di Padang Panjang.

Selain menata parkir, personel Dishub juga mengatur keluar-masuk kendaraan di kawasan Islamic Centre. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, terutama saat kendaraan jemaah berdatangan dan meninggalkan lokasi kegiatan.

Fhandy menjelaskan, pengelolaan parkir menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan yang diikuti jemaah dalam jumlah besar. Kendaraan bus, mobil, dan sepeda motor diarahkan ke area yang telah ditentukan agar tidak menggunakan badan jalan dan mengganggu pengguna jalan lainnya.

“Kami dari tim sudah menurunkan personel untuk mengelola parkir dengan baik serta memberikan kenyamanan bagi Jemaah. Kendaraan dapat ditempatkan lebih teratur, sementara akses keluar-masuk kawasan tetap dijaga agar kondisi di sekitar masjid tetap kondusif,” ujarnya.

Petugas Dishub juga terus memantau kondisi lalu lintas di sekitar lokasi selama kegiatan berlangsung. Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, terutama pada waktu kedatangan dan kepulangan jemaah.

Fhandy berharap pengaturan yang dilakukan secara terkoordinasi dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh jemaah yang hadir. “Kendaraan sudah ditempatkan secara lebih teratur, begitu juga dengan akses keluar-masuk yang tetap terjaga sehingga suasana di sekitar masjid tetap kondusif meskipun jumlah kendaraan meningkat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....