Pemko Padang Kebut Pembangunan Jalan Lingkungan dan Drainase

  • 03 Sep 2026 16:08 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Sebanyak 21 persen jalan lingkungan di Kota Padang saat ini masih berada dalam kondisi rusak berat, sementara 19 persen saluran drainase lingkungan juga masuk kategori yang sama. Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Padang seiring terus berkembangnya kawasan permukiman dan bertambahnya kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Padang, Tri Hadiyanto mengatakan, penanganan jalan lingkungan dan saluran drainase terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur di kawasan permukiman warga. Pembangunan dan pemeliharaan tersebut dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dan kondisi infrastruktur yang ada.

Tri menyebutkan, berdasarkan data kondisi infrastruktur saat ini, sebanyak 76 persen jalan lingkungan di Kota Padang berada dalam kondisi baik, 3 persen rusak ringan, dan 21 persen rusak berat. Sementara untuk saluran drainase, 59 persen berada dalam kondisi baik, 22 persen rusak ringan, dan 19 persen rusak berat.

"Jalan dan drainase di kawasan permukiman terus bertambah seiring berkembangnya kawasan permukiman baru. Permukiman yang baru dibangun pada umumnya membutuhkan penanganan terhadap jalan dan drainase lingkungannya," ujar Tri Hadiyanto di Padang, Kamis 3 September 2026.

Ia menjelaskan, realisasi pembangunan infrastruktur pada 2025 lalu berhasil melampaui target yang ditetapkan Dinas Perkim Kota Padang. Pembangunan jalan lingkungan yang ditargetkan sepanjang 14 kilometer terealisasi 15,13 kilometer, sedangkan pembangunan saluran drainase dari target 2 kilometer terealisasi mencapai 5,505 kilometer.

"Untuk tahun 2025, target pembangunan jalan lingkungan adalah 14 kilometer dan terealisasi 15,13 kilometer. Artinya, realisasi tersebut melebihi target yang telah ditetapkan," ujarnya.

Selain pembangunan baru, Dinas Perkim Kota Padang juga melakukan pemeliharaan saluran drainase lingkungan. Pada 2025, pemeliharaan drainase dengan lebar di bawah 60 sentimeter ditargetkan sepanjang 0,4 kilometer dan terealisasi sepanjang 0,55 kilometer.

Memasuki 2026, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan serta drainase lingkungan masih terus berlangsung. Untuk jalan lingkungan, ditargetkan pembangunan sepanjang 17,8 kilometer dan pemeliharaan sepanjang 5,3 kilometer, sedangkan pembangunan drainase baru ditargetkan 1 kilometer dan pemeliharaan sepanjang 2,1 kilometer.

"Kegiatan tahun 2026 masih berlangsung. Untuk jalan lingkungan, target pembangunan 17,8 kilometer dan pemeliharaan 5,3 kilometer. Sedangkan drainase, pembangunan baru ditargetkan 1 kilometer dan pemeliharaan 2,1 kilometer," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....