Tinggal 1,5 Persen, Padang Kejar Target Aktivasi Perlinsos

  • 31 Agt 2026 16:33 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kota Padang terus berpacu mengejar target pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang ditetapkan pemerintah pusat. Hingga akhir Agustus 2026, capaian minimal yang harus dikejar berada di kisaran 40 persen, dengan target optimal mencapai 60 persen.

Berbagai strategi mulai digenjot untuk mempercepat proses pendataan warga kota dalam program Perlinsos. Salah satunya dengan memperbanyak agen pendataan di lapangan sekaligus membuka lebih banyak titik layanan yang mudah dijangkau masyarakat.

Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Eri Sendjaya mengatakan, pemerintah kota optimistis target minimal 40 persen dapat dicapai hingga, Senin 31 Agustus 2026. Target tersebut ditopang oleh capaian pendataan hingga 30 Agustus 2026 telah mencapai 38,56 persen.

“Kami memprioritaskan kualitas pendataan dibandingkan kuantitas. Dengan hingga saat ini, ada 80 persen warga Kota Padang yang telah mendaftar, dinilai laik mendapat bantuan sosial berdasarkan alogoritme sistem Perlinsos,” ujarnya, Senin, 31 Agustus 2026.

Menurutnya, capaian tersebut masih berpeluang meningkat signifikan pada batas waktu yang ditentukan pemerintah pusat. “Hingga data terakhir yang telah diinput ada sekitar 1,5 persen lagi yang harus dikejar hingga batas terakhir pengaktivasi akun Perlinsos,” ujarnya.

Eri menambahkan, untuk mempercepat capaian, pemerintah kota padang memperkuat pendataan dengan menambah jumlah agen yang tersebar di 11 kecamatan. Selain itu, sebagai dukungan layanan aktivasi secara mandiri, terdapat layanan internet gratis yang tersedia di kantor camat dan masjid di seluruh kecamatan yang bisa dimanfaatkan warga kota.

Sementara itu, Camat Lubuk Begalung, Kota Padang, Ikrar Prakarsa mengatakan, untuk menggenjot pendataan Perlinsos, layanan publik pada 15 kelurahan di Kecamatan Lubuk Begalung tetap terbuka pada Sabtu dan Minggu. Selain itu, agen Perlinsos bersama kelurahan juga mengunjungi langsung rumah warga dan teman disabilitas agar pendataan lebih tepat sasaran.

“Untuk mencegah warga tidak terlewat dalam aktivasi Perlinsos ini, kami telah membuka layanan publik dan jemput bola oleh agen digital bansos dan kelurahan langsung ke rumah warga. Besarnya manfaat Perlinsos ini harus sampai di tangan warga dan tepat sasaran,” ujarnya.

Diketahui, Pemerintah Kota Padang telah mengaktivasi akun Perlinsos bagi 116.800 kepala keluarga dari total 300 ribu lebih kepala keluarga yang ada di kota ini. Dari seluruh warga yang terdata 80 persen diantaranya dinyatakan laik menerima bantuan sosial, sementara itu, Kota Padang menjadi salah satu dari 43 kabupaten/kota di Indonesia yang menjadi lokasi piloting Perlinsos dari Kementerian Sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....