Peserta dari Berbagai Kota Ikuti Sekolah Transisi Energi Berkeadilan
- 30 Agt 2026 16:17 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Peserta dari berbagai daerah berkumpul di Kota Padang, Sumatera Barat. Mereka mengikuti Sekolah Transisi Energi Berkeadilan 2026 pada 29 Agustus hingga 4 September 2026 yang di gelar di Balai Diklat Keagamaan Padang .
Kegiatan ini diikuti 20 peserta dari 38 pendaftar. Peserta berasal dari sejumlah daerah, seperti Padang, Solok Selatan, Jambi, Medan, Palembang, Jakarta, Tangerang dan Bandung.
Kepala Sekolah Transisi Energi Berkeadilan 2026, Hilma Safitri, mengatakan peserta berasal dari latar belakang yang beragam. Tidak semuanya mahasiswa karena sebagian peserta ada yang dari aktivis lingkungan hingga pengajar.
“Pesertanya luar biasa, tidak hanya dari Kota Padang. Ada juga dari Jambi, Bandung paling jauh, Jakarta, Tangerang, Medan, dan Sumatera Barat tidak hanya di Kota Padang,” kata Hilma.
Sekolah ini diselenggarakan oleh Center for Agrarian and Environmental Justice (CAEJ), Rancak Publik, Agrarian Resource Center (ARC) Bandung, dan Celios. Kegiatan tahun ini secara khusus membahas isu transisi energi.
Menurut Direktur CAEJ, Virtuous Setyaka, proses seleksi peserta dilakukan secara ketat. Pendaftar harus mengisi formulir secara rinci sebelum mengikuti proses penilaian oleh tim seleksi.
“Setiap peserta itu harus mengisi formulir yang menurutku cukup detail. Ada tim seleksi untuk memilih calon peserta ini bisa ikut atau tidak,” ujar Virtuous.
Salah satu peserta, Andini, datang dari Bandung untuk mengikuti kegiatan tersebut. Ia sengaja datang ke Padang sebelum melanjutkan agenda lainnya.
“Harapannya dari sekolah ini dapat memperluas pemahamannya tentang transisi energi. Selain itu juga, dapat perspektif teoritik untuk menjadi dasar refleksi dan kegiatan ke depan,” ujarnya.
Hilma mengatakan kegiatan lanjutan akan menyasar lima kabupaten yang memiliki kasus terkait transisi energi. Hasilnya dapat dikembangkan menjadi tulisan, working paper, atau bentuk produksi pengetahuan lainnya.
Melalui kegiatan ini, peserta dari berbagai daerah dapat bertukar pengalaman dan pengetahuan. Penyelenggara berharap proses tersebut dapat menjadi dasar untuk riset dan advokasi transisi energi berkeadilan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....