Delapan Kelurahan di Padang Panjang Adu Kreasi Olah Rendang
- 21 Agt 2026 15:18 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang Panjang - Aroma rempah dan rendang yang menggugah selera memenuhi area parkir Pasar Pusat Padang Panjang, Kamis 20 Agustus 2026. Perwakilan Dasawisma dari delapan kelurahan di Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB) beradu keterampilan dalam lomba memasak rendang sebagai bagian dari Gebyar Dasawisma Kecamatan PPB.
Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri Arnis sebagai narasumber sekaligus turut melakukan penilaian terhadap hasil masakan peserta.
Sejak perlombaan dimulai, para peserta tampak sibuk menyiapkan bahan dan mengolah rendang dengan resep serta teknik andalan masing-masing. Selain menunjukkan keterampilan memasak, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan kekompakan antarkader Dasawisma.
Ny. Maria mengatakan, rendang tidak hanya dikenal sebagai kuliner khas Minangkabau, tetapi juga merupakan bagian dari kekayaan budaya yang perlu terus dilestarikan. Karena itu, kegiatan yang melibatkan kader Dasawisma ini dinilai memiliki nilai lebih karena menggabungkan unsur pemberdayaan keluarga dengan pelestarian budaya.
“Lomba memasak rendang ini bukan semata-mata mencari siapa yang terbaik, tetapi bagaimana kita bersama-sama menjaga tradisi, meningkatkan keterampilan, dan memperkuat kebersamaan antarkader Dasawisma,” ujarnya.
Dalam proses penilaian, sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari cita rasa, tekstur, aroma, tampilan, kebersihan hingga kreativitas peserta dalam mengolah dan menyajikan rendang.
Ny. Maria juga mengapresiasi antusiasme seluruh peserta dari delapan kelurahan yang ikut ambil bagian. Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat menjadi ruang bagi kader untuk saling berbagi pengalaman sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Semangat ibu-ibu hari ini luar biasa. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi perlombaan, tetapi juga memberikan manfaat dan keterampilan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Gebyar Dasawisma PPB diharapkan dapat terus menjadi wadah untuk memperkuat peran Dasawisma dalam mendukung pemberdayaan keluarga dan masyarakat. Kegiatan yang dikemas dalam suasana kekeluargaan juga menjadi momentum memperkuat komunikasi dan kebersamaan antarwilayah.
Bagi para peserta, mengolah rendang bukan sekadar memasak. Di dalamnya terdapat pengetahuan, ketelitian, kerja sama dan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....