Pengelola KNMP Padang Sarai Harap Pengerukan Muara Anai

  • 20 Agt 2026 11:45 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Padang Sarai, Kota Padang, berharap pemerintah melakukan pengerukan Muara Anai. Pendangkalan dinilai menjadi kendala utama dalam mengoptimalkan aktivitas perikanan dan pemanfaatan fasilitas KNMP.

Manajer KNMP Padang Sarai, Ari Purnama Hamidi mengatakan, pendangkalan Muara Anai menjadi persoalan utama yang dihadapi nelayan setempat. Kedalaman muara saat ini diperkirakan hanya sekitar setengah meter sehingga hanya kapal-kapal kecil yang dapat melintas.

“Pendangkalan itu sepinggang badan ini, paling setengah meter. Jadi hanya kapal-kapal kecil yang masuk,” ujar Ari kepada RRI saat ditemui di KNMP Padang Sarai pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Menurut Ari, kondisi tersebut membuat fasilitas Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang tersedia di KNMP belum dapat difungsikan secara optimal. Ikan yang dibawa nelayan saat ini didominasi hasil tangkapan dari kapal-kapal kecil dan langsung dijual ke pasar.

“Ikan-ikan kecil itu tidak masuk ke TPI. Ikan kecil tersebut tidak masuk TPI karena langsung dia masuk ke pasar sudah habis,” ujarnya.

Ari menjelaskan, pengerukan Muara Anai diperlukan agar kapal yang berukuran lebih besar dapat masuk dan bersandar di kawasan KNMP. Dengan demikian, hasil tangkapan ikan dalam jumlah lebih besar dapat dibongkar dan dipasarkan melalui TPI.

Ia menilai pengerukan muara juga berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat Padang Sarai. “Kalau ada pengerukan nanti mungkin efeknya lebih besar untuk perekonomian kita,” ujarnya.

Ari menambahkan, pihak pengelola KNMP telah menyampaikan persoalan pendangkalan tersebut kepada pemerintah daerah dan dinas terkait. Pengelola berharap ada tindak lanjut berupa pengerukan sehingga akses menuju kawasan KNMP dapat lebih optimal.

Di sisi lain, KNMP Padang Sarai saat ini mulai mengoperasikan sejumlah fasilitas. Salah satunya Kios Sentra Kuliner, sementara kios ikan telah menyediakan 24 lapak dan 15 pedagang telah bersedia menempati lapak tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....