Sidik Ternak Percepat Akurasi Data Peternakan Dharmasraya

  • 20 Agt 2026 13:43 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya mendorong transformasi digital pada pelayanan sektor peternakan dan kesehatan hewan melalui inovasi SIDIK TERNAK (Sistem Informasi Digital Terintegrasi Peternakan). Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, Lasmiyati, mengatakan inovasi tersebut menjadi solusi atas pengelolaan data peternakan yang sebelumnya masih dilakukan secara manual.

Menurutnya, kondisi dimaksud membuat pembaruan data belum dapat dilakukan secara cepat dan akurat. “Melalui Sidik Ternak, data peternakan dapat diperbarui secara lebih cepat dan akurat, sehingga informasi mengenai kondisi ternak dan pelayanan kesehatan hewan dapat tersedia secara terkini,” ujar Lasmiyati, Kamis, 20 Agustus 2026.

Setiap pelayanan dapat langsung dicatat sehingga data ternak dan riwayat penanganannya tersimpan dalam satu sistem digital. “Setiap penanganan dapat langsung tercatat dalam sistem, sehingga seluruh informasi mengenai ternak dan riwayat pelayanannya tersimpan dalam satu wadah digital,” ujarnya.

Menurut Lasmiyati, data yang terintegrasi memberikan manfaat bagi pemerintah daerah, petugas kesehatan hewan, pemangku kepentingan dan peternak. Data tersebut dapat digunakan untuk memantau kondisi ternak dan kandang secara lebih mudah.

Selain itu, ia menjelaskan, ketersediaan data terintegrasi dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan dan pengambilan keputusan pembangunan sektor peternakan. Inovasi tersebut juga diharapkan mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan hewan di Kabupaten Dharmasraya.

Ia berharap Sidik Ternak menjadi bagian dari modernisasi sistem informasi peternakan di Kabupaten Dharmasraya. “Harapan kami, inovasi ini mampu mewujudkan data peternakan yang cepat, akurat dan terintegrasi, sehingga pelayanan kepada peternak semakin mudah dan tepat,” ujarnya.

Sementara itu, penggagas inovasi, Pengawas Bibit Ternak Ahli Pertama, Anggritia Voreza mengatakan, inovasi dimaksud memanfaatkan teknologi QR Code yang ditempelkan pada kandang ternak. “Saat QR Code dipindai, sistem menampilkan informasi terkini mengenai kondisi ternak dan riwayat penanganan. Informasi tersebut mencakup inseminasi buatan, pengobatan hingga vaksinasi,”katanya.

Anggritia menjelaskan, Sidik Ternak memungkinkan petugas lapangan melakukan input dan pembaruan data secara langsung sesuai waktu pelayanan. Petugas tersebut meliputi paramedik veteriner, medik veteriner maupun inseminator yang menangani ternak di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....