Tradisi Sispala Boostra Kibarkan Merah Putih di Bukit Tui
- 18 Agt 2026 01:47 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Tradisi mengibarkan Bendera Merah Putih raksasa di puncak Bukit Tui terus dipertahankan Sispala Boostra SMAN 2 Padang Panjang hingga memasuki tahun ke-10. Tahun ini, bendera berukuran 18 x 12 meter kembali dibawa dan dibentangkan sebagai bentuk penghormatan terhadap kemerdekaan sekaligus pembelajaran bagi para siswa.
Pengibaran tersebut berlangsung di puncak Bukit Tui, Senin, 17 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Konsistensi selama satu dekade menjadikan tradisi tersebut bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga ruang bagi siswa untuk belajar tentang kerja sama, kepemimpinan, ketangguhan, nasionalisme, dan kecintaan terhadap alam.
Wakil Kepala SMAN 2 Padang Panjang Bidang Kesiswaan Ahmad Ardila mengatakan, keberhasilan membawa bendera berukuran besar hingga ke puncak membutuhkan kedisiplinan dan kekompakan seluruh anggota. Menurutnya, proses tersebut menjadi gambaran tujuan dapat dicapai melalui kerja sama dan semangat pantang menyerah.
“Keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama. Lalu saling menjaga, dan saling menguatkan,” katanya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pelepasan di SMAN 2 Padang Panjang dengan Ahmad Ardila sebagai pembina upacara dan Pembina Sispala Boostra Muhammad Hakim. Setelah itu, anggota membawa bendera raksasa melewati kawasan Pasar Pusat dan permukiman warga sebelum melanjutkan perjalanan menuju kaki Bukit Tui.
Perjalanan menuju puncak menjadi tantangan tersendiri karena bendera berukuran 18 x 12 meter membutuhkan koordinasi dan tenaga banyak orang. Anggota Sispala Boostra harus saling membantu untuk membawa bendera melewati medan pendakian sekaligus memastikan seluruh rangkaian berjalan dengan aman.
Setibanya di puncak Bukit Tui, para anggota melaksanakan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan Ahmad Ardila kembali bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia menyampaikan bahwa nasionalisme tidak cukup hanya diwujudkan melalui simbol, tetapi juga melalui tindakan nyata dan sikap bertanggung jawab.
Ahmad juga mengingatkan siswa agar tetap menjunjung etika sebagai pecinta alam selama menjalankan kegiatan di kawasan terbuka. Menurutnya, kecintaan terhadap alam harus diwujudkan dengan menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan di setiap lokasi kegiatan.
Kepala SMAN 2 Padang Panjang Yurnilis mengapresiasi konsistensi Sispala Boostra yang mampu mempertahankan tradisi tersebut selama satu dekade. Ia berharap kegiatan positif itu terus dilanjutkan dan dapat menjadi inspirasi bagi siswa generasi berikutnya.
“Kami sangat mengapresiasi konsistensi Sispala Boostra yang telah sepuluh kali mengibarkan bendera raksasa di Bukit Tui. Semoga tradisi positif ini terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya,” ungkap Yurnilis.
Bagi Sispala Boostra, pengibaran Merah Putih raksasa di Bukit Tui menjadi bagian dari proses pembentukan karakter siswa. Kegiatan tersebut mengajarkan arti perjuangan, solidaritas, kepemimpinan, keberanian, sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.
Sepuluh tahun mempertahankan tradisi, siswa SMAN 2 Padang Panjang kembali menunjukkan semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui karya nyata. Merah Putih yang berkibar di puncak Bukit Tui menjadi simbol keberanian generasi muda untuk terus menjaga persatuan sekaligus merawat alam tempat mereka berpijak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....