Lupa Lirik hingga Deg-degan Hiasi Lomba Sambung Lagu Guru PAUD

  • 15 Agt 2026 14:05 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang Panjang - Suasana penuh tawa, semangat, dan ketegangan ringan mewarnai Lomba Sambung Lagu bagi Guru PAUD yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang Panjang, Jumat 14 Agustus 2026 di aula dinas tersebut. Kegiatan ini digelar memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 80 guru PAUD ambil bagian dalam perlombaan yang dikemas secara meriah tersebut. Uniknya, lomba dilaksanakan secara berkelompok, sementara penilaian dilakukan terhadap kemampuan masing-masing individu. Kondisi ini membuat peserta dalam satu tim juga menjadi pesaing satu sama lain.

Keseruan terlihat ketika peserta mendapat giliran menyambung lagu. Sebagian peserta percaya diri melanjutkan lirik dengan lancar, sementara sebagian lainnya tampak mulai deg-degan. Momen yang paling mengundang tawa terjadi ketika beberapa peserta tiba-tiba lupa lirik, sementara musik terus berjalan dan mereka berusaha mengingat bagian lagu yang harus dinyanyikan.

Ekspresi peserta saat menunggu giliran juga menambah semarak suasana. Ada yang santai sambil tertawa bersama teman, namun ada pula yang mulai tegang ketika namanya dipanggil. Meski bersaing secara individu, para peserta tetap saling memberikan tepuk tangan, sorakan, dan dukungan kepada rekan-rekannya.

Ketua Pelaksana Sofyeni mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi hiburan sekaligus mempererat kebersamaan antarguru PAUD.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin memberikan suasana yang menyenangkan bagi para guru. Tidak hanya berkompetisi, tetapi juga bisa tertawa dan menikmati kebersamaan bersama teman-teman,” ujarnya.

Penilaian dilakukan oleh tiga juri, yaitu Fara dari Guru Seni Budaya, Mira dari ISI Padangpanjang, dan Rusda dari Disdikbud. Aspek yang dinilai meliputi kesesuaian lirik, nada, dan irama.

Salah seorang peserta, Utari (49) mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba sambung lagu menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus memberikan kesempatan bagi para guru untuk sejenak melepas penat dari rutinitas.

“Kegiatannya bagus, guru-guru pada happy. Bisa untuk me-refresh para guru dari rutinitas,” ujarnya.

Lomba sambung lagu tersebut tidak hanya menjadi ajang menunjukkan kemampuan bernyanyi, tetapi juga menghadirkan pengalaman penuh tawa dan kebersamaan. Momen deg-degan, lupa lirik, hingga tertawa bersama ketika terjadi kesalahan menjadi warna tersendiri dalam memeriahkan HUT RI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....