PKK Padang Dorong Kader Hadirkan Dampak Nyata

  • 14 Agt 2026 01:00 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Kader PKK dan Dasawisma Kota Padang didorong tidak hanya aktif dalam kegiatan administratif, tetapi mampu menghadirkan program yang memberikan dampak nyata bagi keluarga dan masyarakat. Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK juga diharapkan terus berjalan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika menghadapi perlombaan.

Ketua TP-PKK Kota Padang, Dian Puspita, mengatakan implementasi program PKK harus dapat dilihat dari manfaat yang dirasakan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kita melihat sejauh mana program-program PKK telah dilaksanakan secara nyata, terukur, berkesinambungan, dan memberikan manfaat langsung bagi keluarga serta masyarakat,” ujarnya saat membuka Ekspos dan Penilaian Lomba Gerakan PKK serta Koordinator Dasawisma Berprestasi Tingkat Kota Padang di Kota Padang, Kamis, 13 Agustus 2026.

Menurut Dian, keberhasilan kader tidak cukup diukur dari kelengkapan administrasi maupun kemampuan memaparkan program. Pelaksanaan di lapangan, inovasi, keterlibatan masyarakat, serta dampak terhadap kesejahteraan keluarga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan.

Ia menilai Gerakan PKK memiliki ruang yang luas untuk membantu menjawab berbagai persoalan keluarga. Peran tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pengasuhan anak, ketahanan lingkungan, hingga penguatan ekonomi keluarga.

Dian juga menekankan pentingnya peran Dasawisma yang berhubungan langsung dengan masyarakat. “Koordinator Dasawisma bukan sekadar petugas pendataan keluarga, tetapi juga motor penggerak semangat gotong royong dan diseminasi informasi pembangunan,” katanya.

Dian juga mengingatkan pembinaan PKK tidak berhenti setelah lomba selesai. Setiap inovasi dan praktik baik yang ditemukan diharapkan dapat didokumentasikan serta diterapkan di wilayah lain agar manfaatnya semakin luas.

Sementara itu, Sekretaris TP-PKK Kota Padang, Fanny Sri Rezki, mengatakan penilaian dilaksanakan selama dua hari melalui sesi ekspos dan wawancara mendalam. Dari 11 peserta, nantinya akan disaring menjadi lima besar untuk mengikuti peninjauan lapangan pada September 2026.

“Juara pertama nantinya akan mewakili Kota Padang di tingkat provinsi pada tahun depan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....