Padang Masuk Enam Besar Pelayanan Investasi Nasional

  • 14 Agt 2026 01:44 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Kota Padang masuk enam nominasi terbaik nasional dalam penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Daerah 2026. Capaian tersebut menempatkan Padang dalam persaingan dengan lebih dari 500 kabupaten dan kota di Indonesia untuk menunjukkan kualitas pelayanan dan kemudahan investasi.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan capaian tersebut harus menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan investor. Menurutnya, penghargaan bukan menjadi tujuan utama, melainkan motivasi untuk menghadirkan pelayanan yang semakin mudah, cepat, dan transparan.

“Kami tidak ingin penghargaan hanya menjadi tujuan. Yang paling penting, ini menjadi motivasi bagi kami untuk semakin terpacu memberikan pelayanan terbaik kepada siapa pun, terutama calon-calon investor yang masuk ke Kota Padang,” ujar Maigus saat menerima tim uji petik nasional dalam tahapan akhir penilaian PTSP dan PPB Daerah 2026 di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Kamis, 13 Agustus 2026.

Maigus mengatakan Pemerintah Kota Padang terus berupaya menciptakan iklim investasi yang terbuka melalui berbagai penguatan pelayanan. Upaya tersebut dilakukan melalui digitalisasi layanan, pengembangan kawasan wisata, revitalisasi UMKM, hingga optimalisasi potensi kawasan Teluk Bayur.

Ia menambahkan, sinergi dan kolaborasi menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan investasi yang mampu menjawab kebutuhan dunia usaha. Pemerintah daerah ingin memastikan kemudahan berusaha berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sementara itu, perwakilan tim uji petik, Eduardo Edwin Ramda, menjelaskan penilaian mengacu pada Permen Investasi/Kepala BKPM Nomor 2 Tahun 2022. Salah satu aspek utama yang dinilai adalah komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan kemudahan perizinan berusaha berbasis risiko sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025.

Menurut Eduardo, uji petik dilakukan untuk melihat secara langsung penerapan pelayanan perizinan berusaha di daerah setelah tahapan pemaparan yang telah dilakukan sebelumnya. Penilaian tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kualitas implementasi sekaligus percepatan pelayanan kepada pelaku usaha.

“Setelah uji pemaparan pekan lalu, hari ini kita lanjutkan dengan uji petik. Harapannya, kegiatan ini dapat menggambarkan implementasi dan percepatan pelayanan perizinan berusaha di daerah,” ujar Eduardo.

Ia berharap Kota Padang mampu menunjukkan kinerja terbaik dalam tahapan akhir penilaian dan meraih predikat best of the best. Pelayanan yang mudah, cepat, dan transparan dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan kepercayaan sekaligus menarik lebih banyak investasi ke daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....