Kebakaran TB Simponi di Perairan Padang Tewaskan Satu Awak Kapal

  • 18 Agt 2026 00:20 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Kapal TB Simponi terbakar di perairan Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat, 14 Agustus 2026, dan mengakibatkan satu dari 10 awak kapal meninggal dunia. Tim SAR gabungan mengevakuasi tiga awak dalam kondisi selamat dan satu korban meninggal, sementara enam awak lainnya masih berada di kapal untuk persiapan proses towing.

Komandan Tim (Dantim) SAR Kelas II A Padang, Reno Saputra mengatakan kebakaran terjadi pada pukul 08.22 WIB saat TB Simponi berlayar dari Sibolga menuju Tarahan, Lampung. Api diketahui muncul di bagian kamar mesin ketika kapal berada di koordinat 0°53'09.00"S - 100°01'08.00"T dan berhasil dikendalikan pada pukul 08.51 WIB.

Reno menyebutkan pihaknha menerima laporan kebakaran dari petugas VTS Teluk Bayur, Alex, pada pukul 09.17 WIB. Kebakaran tersebut menyebabkan satu awak kapal meninggal dunia.

“Korban meninggal merupakan Muhammad Jay, 31 tahun, yang bertugas sebagai masinis 2. Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan VTS Teluk Bayur untuk mengetahui kondisi kapal dan melakukan penanganan,” ucapnya, Jum'at, 14 Agustus 2026, siang.

Reno menyampaikan RIB 02 Kantor SAR Padang kemudian diberangkatkan pada pukul 09.32 WIB dengan membawa lima personel menuju lokasi kejadian. Tim SAR tiba sekitar pukul 10.10 WIB dan langsung berkoordinasi dengan nakhoda untuk menentukan langkah evakuasi terhadap para awak kapal.

“Dalam proses tersebut, tim SAR mengevakuasi tiga orang yang selamat dan satu orang meninggal dunia. Enam awak lainnya tetap berada di atas TB Simponi karena direncanakan mengikuti proses towing kapal,” ujarnya.

Tim SAR kembali ke Dermaga Muara Padang pada pukul 11.55 WIB kata Reno, sedangkan korban kemudian dibawa menggunakan ambulans Mentawai Fast menuju Rumah Sakit Bhayangkara Padang. Operasi SAR melibatkan unsur Kantor SAR Padang, Polairud Polda Sumbar, Kodaeral II Padang, Hubla Sumbar, KSOP, VTS Teluk Bayur, KPLP Padang, Brimob Polda Sumbar, KKP Teluk Bayur, dan Mentawai Fast dengan kondisi cuaca cerah berawan, angin 7 knot dari barat, serta tinggi gelombang 0,5 hingga 1 meter.

Data 10 Awak TB Simponi, sebagai berikut:

  1. Abdul Kodir Jailani, 37 tahun, nakhoda — selamat.
  2. Muhammad Erlangga Junior, 23 tahun, mualim 2 — selamat.
  3. Muhammad Andika Anugrah, 32 tahun, mualim 1 — selamat.
  4. Nawir, 32 tahun, KKM — selamat.
  5. Leo Heru, 41 tahun, masinis 3 — selamat.
  6. Baring Usman Daeng Salasa, 39 tahun, AB1 — selamat.
  7. Muhsugar, 20 tahun, AB2 — selamat.
  8. Muhammad Nasir, 68 tahun, AB3 — selamat.
  9. Yuswar, 21 tahun, oliman — selamat.
  10. Muhammad Jay, 31 tahun, masinis 2 — meninggal dunia.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....