Pemkab Pasbar Siapkan Lahan untuk Pembangunan Kantor Imigrasi

  • 13 Agt 2026 01:04 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan Kantor Imigrasi di daerah tersebut. Sebagai bentuk komitmen, pemerintah daerah akan memetakan aset tanah milik daerah yang dinilai laik dijadikan lokasi pembangunan dengan mempertimbangkan aksesibilitas, tata ruang, dan kedekatannya dengan kawasan perkantoran pemerintah.

Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan antara Bupati Pasaman Barat Yulianto dengan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Barat Arvin Gumilang di ruang kerja bupati, Senin, 11 Agustus 2026. Pertemuan itu juga dihadiri Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal, dan Status Keimigrasian Zulmanur Arif, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Agam Kizlar Assad, serta sejumlah pejabat terkait.

Bupati Yulianto menyambut baik rencana pembangunan Kantor Imigrasi di Pasaman Barat. Menurutnya, kehadiran kantor tersebut akan mempermudah masyarakat memperoleh layanan keimigrasian tanpa harus pergi ke daerah lain.

"Rencana pembangunan Kantor Imigrasi, kami sudah mempertimbangkan lahannya di Pasaman Barat, tepatnya ada di beberapa lokasi seperti di belakang kantor bupati dan kawasan perkantoran Padang Tujuh. Tentu perlu kami survei serta disesuaikan dengan tata ruang. Untuk beberapa opsi baru nanti kami akan ajukan izin dengan dinas terkait," ujar Yulianto.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah menginginkan lokasi kantor berada di kawasan perkantoran pemerintahan di Simpang Empat. Selain mudah diakses masyarakat, kawasan tersebut dinilai dapat mendukung integrasi berbagai layanan publik.

"Kami akan memastikan aset daerah yang ada di wilayah Simpang Empat mana yang akan digunakan, karena beberapa aset sudah kami hibahkan untuk kemajuan pembangunan Pasaman Barat. Setelah ini kami tinjau sesuai tata ruang," katanya.

Pemkab Pasaman Barat bersama jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi juga membahas sejumlah alternatif lokasi, termasuk pemanfaatan aset milik pemerintah daerah. Pemetaan akan dilakukan untuk memastikan lahan yang dipilih memenuhi persyaratan teknis sekaligus mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Barat Arvin Gumilang menilai pembangunan Kantor Imigrasi di Pasaman Barat sangat strategis. Selama ini, masyarakat harus menempuh perjalanan cukup jauh ke Bukittinggi maupun Kota Padang untuk mengurus dokumen keimigrasian.

"Dukungan pemerintah daerah dan masyarakat sangat kami butuhkan untuk membangun Kantor Imigrasi ini. Karena jarak tempuh antara Pasaman Barat dengan Bukittinggi maupun Kota Padang cukup jauh," kata Arvin.

Ia berharap koordinasi antara Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus diperkuat, terutama dalam proses penyiapan lahan dan penentuan lokasi pembangunan. Pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pasaman Barat Yosmar Difia, sejumlah kepala bagian, serta unsur terkait lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....