Pemkab Pasbar Salurkan Santunan Rp45 Juta bagi Ahli Waris Korban Bencana

  • 13 Agt 2026 00:14 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyalurkan santunan ahli waris dari Kementerian Sosial RI kepada keluarga korban bencana di daerah itu. Total bantuan sebesar Rp45 juta diberikan kepada tiga ahli waris, dengan masing-masing penerima memperoleh santunan Rp15 juta.

Penyerahan santunan dilakukan secara bertahap. Bupati Pasaman Barat Yulianto menyerahkan bantuan kepada Agustinah, orang tua korban Mezi Ardi, dan Mayci Novita Roza, anak korban Dewi Hayati, di Pasaman Barat, Senin, 10 Agustus 2026. Sementara sebelumnya Wakil Bupati M. Ihpan telah menyerahkan santunan kepada Gusmila Sari, orang tua korban Zunior Azriel Ramadhan, Juli lalu.

Bupati Pasaman Barat Yulianto menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. “Santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah sekaligus upaya memberikan perlindungan dan jaminan sosial kepada masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya.

Selain menyerahkan santunan, Yulianto menegaskan pemerintah daerah terus melakukan pendataan terhadap dampak bencana. Pendataan mencakup korban meninggal dunia maupun kerusakan rumah sebagai dasar penanganan serta penyaluran bantuan.

"Pada prinsipnya, pemerintah daerah tentu selalu memperhatikan. Kejadian-kejadian yang tidak terduga, termasuk banjir kemarin, semuanya sudah kita data, baik yang meninggal maupun rumah yang hancur," katanya.

Yulianto mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat juga mempercepat pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana. Sejumlah ruas jalan yang rusak masih dalam proses perbaikan melalui sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat.

“Kami bersama Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat terus memperhatikan. Kemarin juga dari Satgas yang diketuai Menteri Dalam Negeri telah memerintahkan anggotanya untuk turun langsung ke lapangan," ujarnya.

Yulianto menambahkan, pemerintah saat ini juga terus mencari solusi jangka panjang untuk meminimalkan dampak bencana. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas pemerintahan agar penanganan bencana semakin efektif.

Ia juga kembali menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Di sisi lain, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi kawasan yang berpotensi terjadi longsor.

“Kita tidak pernah tahu kapan bencana datang. Untuk itu, kami imbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati ketika melewati jalan-jalan yang rawan longsor," kata Yulianto.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....