Mahasiswa KKN UNP Kembangkan Kopi Robusta Jadi Produk Unggulan Desa

  • 07 Agt 2026 16:30 WIB
  •  Padang

‎RRI.CO.ID, Padang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) mengembangkan kopi robusta menjadi produk unggulan baru di Desa Balai Batu Sandaran, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto. Program tersebut dilakukan selama pelaksanaan KKN pada 6 Juli hingga 6 Agustus 2026.

‎Sebanyak 20 mahasiswa UNP bersama Pemerintah Desa Balai Batu Sandaran dan masyarakat setempat berkolaborasi mengolah potensi kopi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Pengembangan dilakukan mulai dari proses pengolahan, desain kemasan, hingga strategi pemasaran produk.

‎Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ade Herdian Putra mengatakan, program tersebut bertujuan memberikan nilai tambah bagi komoditas lokal desa. Menurutnya, kopi robusta Balai Batu Sandaran memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai produk unggulan masyarakat.

‎"Mahasiswa hadir tidak sekadar menjalankan program kerja, tetapi juga menggali potensi lokal yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Kopi robusta Balai Batu Sandaran memiliki prospek yang baik apabila terus dikembangkan," ujar Ade Herdian Putra, Jum'at, 7 Agustus 2026.

‎Selain menghasilkan produk kopi robusta, mahasiswa juga menyusun peta sebaran kebun kopi di desa tersebut. Data itu diharapkan dapat membantu pemerintah desa dalam merancang pengembangan sektor perkebunan kopi secara lebih terarah.

‎Sementara itu, Kepala Desa Balai Batu Sandaran, Nasirwan mengapresiasi inovasi yang dihadirkan mahasiswa KKN UNP tersebut. Ia berharap pengembangan kopi robusta dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat setelah program KKN berakhir.

‎"Kami berharap inovasi yang telah dirintis mahasiswa ini dapat terus dilanjutkan sehingga kopi robusta Balai Batu Sandaran dapat berkembang menjadi produk unggulan. Sehingga mampu meningkatkan perekonomian warga," kata Nasirwan.

‎Melalui program tersebut, Desa Balai Batu Sandaran kini memiliki alternatif produk unggulan baru berbasis potensi lokal. Kehadiran kopi robusta khas desa diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menjadi identitas baru daerah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....