Wako Yota Balad Buka Sosialisasi Germas Cagah Penyakit Tidak Menular
- 08 Agt 2026 12:48 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Wali Kota Pariaman, Yota Balad membuka Kegiatan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Cegah Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan Periksa Kesehatan Gratis (PKG) di Pandopo Rumah Dinas Walikota Pariaman, Kamis 6 Agustus 2026. Kegiatan tersebut digagas Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama.
Ade Rizki Pratama dalam sambutannya mengatakan, kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara.
"Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh lapisan masyarakat terutama masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan akses layanan yang layak dan terjangkau", ujarnya.
Ruzki menyebutkan, capaian program PKG pada tahun 2025, Kota Pariaman masuk lima (5) besar se-Sumbar. Artinya kesadaran masyarakat Kota Pariaman untuk datang ke puskesmas tinggi dalam pemeriksaan kesehatan.
" PKG ini adalah program Presiden RI Prabowo Subianto untuk masyarakat Indonesia. Masyarakat tidak perlu lagi cek kesahatan keluar daerah maupun di luar negeri cukup di Puskesmas dengan membawa KTP. Sehat itu tidak diucapkan, tetapi harus diterapkan, tetap jaga kebersihan lingkungan, pola makan bergizi dan berolahraga teratur " pungksanya.
Sementara itu, Wali Kota Pariaman, Yota Balad menyebutkan dalam kehidupan ini, kesehatan adalah yang utama, karena kalau sudah sehat, pasti kita bisa menjalankan aktivitas dan kalau sudah sehat rezeki akan lancar.
"Melalui Sosialisasi Germas ini, saya menghimbau masyarakat untuk aktif melakukan deteksi dini terhadap Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui program Periksa Kesehatan Gratis (PTG)", ungkapnya.
"Langkah preventif ini diambil mengingat ancaman PTM seperti hipertensi, diabetes melitus, jantung, dan stroke yang kian meningkat di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Pariaman komitmen dan konsisten menekan angka kedaruratan medis akibat penyakit-penyakit kronis tersebut, karena kunci keberhasilan penanganan PTM terletak pada kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan secara rutin sebelum gejala yang parah muncul", ulasnya.
Yota Balad menegaskan bahwa Kota Pariaman termasuk yang singkron terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) karena memang Kota Pariaman untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Pariaman melalui BPJS sudah Universal Health Coverage (UHC) mencapai 98,8 persen.
"Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga kurang mampu, mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan yang layak", terangnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....