Sekolah Keluarga II Dimulai, Pemko Padang Panjang Perkuat Peran Orang Tua
- 05 Agt 2026 14:47 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Sebanyak 80 ibu di Padang Panjang mengikuti Sekolah Keluarga Angkatan II-2026. Kegiatan tersebut dibuka Wakil Wali Kota Allex Saputra, di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Selasa 4 Agustus 2026, dihadiri Ketua TP-PKK Kota Ny. Maria Feronika Hendri Arnis.
Wawako Allex mengatakan, keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam pembentukan karakter anak. Peran orang tua sangat menentukan bagaimana seorang anak tumbuh, berkembang, dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus.
Menurutnya, menjadi orang tua membutuhkan kesiapan, pengetahuan, dan kemampuan untuk menghadapi berbagai persoalan dalam keluarga. Karena itu, keberadaan Sekolah Keluarga diharapkan dapat menjadi ruang bagi para orang tua untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus berbagi pengalaman mengenai berbagai persoalan yang dihadapi dalam pengasuhan anak.
“Karakter seorang anak tidak akan berkembang dan tumbuh jika tidak dibimbing oleh orang tuanya. Kita membutuhkan orang tua yang berkualitas agar generasi penerus kita menjadi generasi yang baik ke depannya,” ujarnya.
Allex juga menyoroti besarnya peran seorang ibu dalam keluarga. Menurutnya, tugas dan pengorbanan seorang ibu sejak masa kehamilan hingga mendampingi tumbuh kembang anak merupakan tanggung jawab besar yang membutuhkan dukungan seluruh anggota keluarga.
Allex berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal dalam membangun keluarga yang lebih harmonis serta mendukung tumbuh kembang anak.
Sementara itu, Ny. Maria menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Sekolah Keluarga Angkatan II. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang perlu terus diperkuat.
Maria mengatakan, dari berbagai interaksi dengan kader TP-PKK, masih banyak orang tua yang membutuhkan tambahan pengetahuan mengenai parenting dan pola pengasuhan anak.
“Kegiatan ini sangat dibutuhkan oleh ibu-ibu kita. Kami menerima curhat dan aduan dari kader-kader kita, banyak sekali orang tua yang belum mencukupi dan mumpuni mengenai ilmu parenting ini. Kami memberikan tempat curhat, apalagi ibu-ibu ini sangat membutuhkan teman cerita untuk meluapkan apa isi pikirannya. Karena di sini banyak ilmu yang didapatkan dan tempat sharing,” tuturnya.
Adapun Sekolah Keluarga ini dilaksanakan selama tiga bulan dengan 10 kali pertemuan, dan pada pembukaan tersebut Kemenag memberikan 80 buah Al-Quran untuk peserta Sekolah Keluarga Angkatan II.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....