Padang Perkuat Sanitasi Aman untuk Capai Target Kota Sehat 2029

  • 04 Agt 2026 00:36 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kota Padang terus memperkuat sistem sanitasi sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendorong penerapan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) guna mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Pelaksanaan Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) Kota Padang yang dipimpin Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di Gedung Putih, Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin, 3 Agustus 2026. Rapat bertema "Sanitasi Aman, Lingkungan Bersih, Kota Padang Maju dan Berkelanjutan" itu dihadiri unsur pemerintah daerah, Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat, serta anggota Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) Kota Padang.

Maigus menegaskan penerapan LLTT merupakan investasi jangka panjang yang tidak hanya berorientasi pada pengelolaan sanitasi. Program tersebut juga dinilai menjadi bagian penting dalam upaya mencegah pencemaran lingkungan dan mendukung terwujudnya Kota Padang sebagai kota sehat.

"LLTT bukan sekadar program pengelolaan sanitasi, tetapi menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, mencegah pencemaran lingkungan, serta mewujudkan Kota Padang yang bersih, sehat, dan nyaman untuk dihuni. Upaya ini sejalan dengan visi Kota Padang sebagai kota sehat," katanya.

Ia mengatakan keberhasilan program LLTT membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan. Selain penguatan regulasi dan kelembagaan, edukasi kepada masyarakat juga dinilai menjadi kunci agar sistem penyedotan lumpur tinja secara berkala dapat berjalan dengan baik.

Maigus berharap masyarakat mulai membiasakan penyedotan tangki septik secara rutin, bukan hanya ketika terjadi luapan atau kerusakan. Menurutnya, perubahan pola pikir tersebut akan memberikan manfaat besar terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Malvi Hendri, menjelaskan Pemerintah Kota Padang tengah mempersiapkan tahap awal atau piloting pelaksanaan LLTT. Program tersebut akan menjadi fondasi penerapan sistem layanan sanitasi yang lebih terencana dan berkelanjutan.

Malvi mengungkapkan Kota Padang telah memiliki Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Surau Gadang yang mulai beroperasi sejak 2025. Namun, pemanfaatan fasilitas tersebut masih belum optimal jika dibandingkan dengan kapasitas pengolahan yang tersedia.

Sebagai tahap awal, pelaksanaan LLTT akan difokuskan pada wilayah prioritas yang berada di sekitar kawasan IPLT dan daerah hasil pendataan. Ke depan, Pemerintah Kota Padang juga berencana menambah armada operasional, melibatkan mitra swasta, serta memperluas sosialisasi kepada masyarakat agar layanan penyedotan berkala dapat diterapkan secara menyeluruh.

"Tujuan LLTT adalah menjaga fungsi tangki septik, mencegah pencemaran lingkungan, melindungi kesehatan masyarakat, menjamin pengolahan lumpur tinja secara aman, serta mencapai target sanitasi aman Kota Padang sebesar 24 persen pada 2029. Langkah ini sejalan dengan target RPJMN 2025-2029 melalui penerapan jadwal penyedotan berkala, penyempurnaan regulasi, penyesuaian tarif, dan penguatan sistem pelayanan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....