UNP Bekali Guru Alahan Panjang Kembangkan Mitigasi Bencana lewat Buku Cerita

  • 02 Agt 2026 07:48 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Solok - Dosen Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan Program Integrasi Program Studi dan Nagari bertajuk “Pelatihan Pengembangan Buku Cerita Anak Berbasis Literasi Mitigasi Bencana sebagai Strategi Penguatan Guru SD dalam Mewujudkan Nagari Adaptif Bencana di Nagari Alahan Panjang Kabupaten Solok.” Kegiatan yang berlangsung Mei hingga November 2026 ini dipusatkan di SDN 01 Alahan Panjang dengan melibatkan guru-guru sekolah dasar yang tergabung dalam Gugus 1 Hulu Gumanti sebagai mitra program.

Program ini bertujuan memperkuat kompetensi guru dalam mengembangkan literasi mitigasi bencana melalui penulisan buku cerita anak sekaligus membangun sistem pengelolaan program yang berkelanjutan di tingkat nagari. Selain meningkatkan kapasitas guru, kegiatan ini diharapkan menghasilkan produk inovatif yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar kontekstual bagi peserta didik sekolah dasar.

Ketua pelaksana, Yesni Yenti, M.Pd., menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan telah disusun secara bertahap dari Mei hingga November 2026 melalui pelatihan, pendampingan, dan pengembangan produk bersama guru. "Program ini tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga mendampingi guru hingga menghasilkan buku cerita anak berbasis literasi mitigasi bencana. Buku yang dihasilkan merupakan karya guru yang mengangkat kondisi lingkungan, budaya, dan potensi kebencanaan di Nagari Alahan Panjang sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual bagi peserta didik," ujar Yesni.

Tim UNP saat menyampaikan materi dalam pelatihan pengembangan buku cerita anak berbasis literasi mitigasi bencana sebagai strategi penguatan guru SD dalam mewujudkan nagari adaptif bencana di Nagari Alahan Panjang, Kabupaten Solok (Foto: Tim UNP)

Kegiatan pelatihan dipandu Refiona Andika, S.Pd., M.Pd. dari UNP bersama seluruh tim pelaksana. Untuk memperkaya wawasan peserta, program ini juga menghadirkan narasumber ahli dari Universitas Samudra, Dr. Ary Kiswanto Kenedi, M.Pd., yang membawakan materi mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan teknologi dalam pembelajaran sekolah dasar, khususnya untuk mendukung pengembangan bahan ajar dan buku cerita anak yang inovatif.

Selama pelaksanaan program, peserta mengikuti tiga kegiatan utama. Masing-masing pelatihan dan pendampingan literasi mitigasi bencana serta penulisan cerita anak, penguatan manajemen program melalui pembentukan kelembagaan pengelola, penyusunan standar operasional prosedur (SOP), alur kerja, dan mekanisme monitoring, serta pengembangan produk IPTEKS berupa buku cerita anak berbasis literasi mitigasi bencana.

Hasil karya guru nantinya dihimpun dan diterbitkan menjadi sebuah buku cerita anak yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar di sekolah dasar maupun sebagai media edukasi kebencanaan bagi masyarakat. Selain itu, sebagai bentuk komitmen keberlanjutan program, juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintahan Nagari Alahan Panjang dengan UNP dalam pengembangan pendidikan, literasi, dan pemberdayaan masyarakat berbasis nagari.

Wali Nagari Alahan Panjang, Dahri, S.H., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah nagari dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana.

"Kami menyambut baik kerja sama ini karena memberikan manfaat nyata bagi guru dan masyarakat. Kehadiran UNP melalui program ini diharapkan mampu memperkuat budaya literasi sekaligus membangun Nagari Alahan Panjang yang lebih adaptif terhadap bencana," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang guru peserta, Mei Reza Gafar, S.Pd., mengaku memperoleh banyak pengalaman baru selama mengikuti pelatihan. Menurutnya, mitigasi bencana melalui buku cerita bisa lebih efektif dipahami.

"Kami tidak hanya belajar menulis cerita anak, tetapi juga memahami bagaimana memasukkan nilai-nilai mitigasi bencana ke dalam cerita yang menarik bagi siswa. Pendampingan dari para dosen dan narasumber membuat kami lebih percaya diri untuk menghasilkan karya yang berkualitas," katanya.

Tim pelaksana program terdiri atas Yesni Yenti, M.Pd. sebagai ketua, dengan anggota Bella Putri Zain, S.Pd., M.Pd., Mhd. Ridha, M.Pd., Refiona Andika, S.Pd., M.Pd., Dr. Melva Zainil, M.Pd., dan Dr. Sherlyane Hendri, M.Pd. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa UNP, yaitu Regina Feola Puteri, Rahmat Fathir, Novita Manzila Rahmah, dan Arnita Lestari, yang turut berpartisipasi dalam seluruh rangkaian pelaksanaan program.

Tim pelaksana juga menyampaikan apresiasi pada UNP yang telah memberikan dukungan pendanaan melalui RKAT UNP 2026, sehingga Program Integrasi Program Studi dan Nagari ini dapat terlaksana dengan baik. Dukungan tersebut diharapkan terus mendorong lahirnya berbagai inovasi pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan pembangunan nagari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....