Wako Hendri Arnis Targetkan Padang Panjang Bebas Vektor Penyakit pada HJK ke-236
- 30 Jul 2026 19:03 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang Panjang – Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menargetkan daerah itu bebas dari vektor atau binatang pembawa penyakit pada peringatan Hari Jadi Kota (HJK) ke-236, 1 Desember 2026. Upaya itu dilakukan salah satunya melalui Pelatihan Surveilans dan Pengendalian Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit bagi tenaga entomolog kesehatan di Bukittinggi, Kamis 30 Juli 2026.
Hendri Arnis mengatakan, pemerintah ingin mengendalikan binatang pembawa penyakit seperti nyamuk, tikus, kecoa, dan vektor lainnya. Ia berharap Padang Panjang dapat mendeklarasikan diri sebagai kota bebas vektor penyakit pada peringatan HJK mendatang.
“Kita ingin menjadikan Padang Panjang bebas dari binatang pembawa penyakit seperti nyamuk, tikus, kecoa dan sejenisnya. Kalau memungkinkan, kita ingin mendeklarasikan Padang Panjang sebagai kota bebas binatang pembawa penyakit pada peringatan Hari Jadi Kota Padang Panjang, 1 Desember mendatang," ujarnya.
Menurut Hendri, keberhasilan tersebut dapat menjadikan Padang Panjang sebagai daerah percontohan dalam pengendalian vektor penyakit. Kondisi itu juga diyakini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat, kunjungan ke daerah tersebut, dan menggerakkan perekonomian.
"Kalau ini tercapai, saya yakin banyak daerah yang akan datang untuk melakukan studi banding. Dampaknya tentu tidak hanya pada sektor kesehatan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat, kunjungan ke kota ini, dan pada akhirnya menggerakkan roda perekonomian," ujarnya.
Untuk mendukung target tersebut, Pemerintah Kota Padang Panjang meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan. Kegiatan yang berlangsung 26 hingga 31 Juli 2026 itu diikuti 30 tenaga kesehatan dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang, Sonya Themiarto mengatakan, pelatihan bertujuan meningkatkan kemampuan tenaga entomolog kesehatan. Mereka dibekali keterampilan untuk melakukan surveilans dan pengendalian vektor secara efektif dan berkelanjutan.
"Melalui pelatihan ini, kami ingin memperkuat kapasitas petugas di lapangan agar mampu mendeteksi potensi penyebaran penyakit sejak dini. Petugas juga diharapkan mampu melakukan pemetaan wilayah berisiko dan menyusun langkah pengendalian sesuai kondisi masing-masing wilayah kerja," ujar Sonyaa.
Ia menegaskan Dinas Kesehatan siap mendukung visi Wali Kota dalam mewujudkan Padang Panjang sebagai kota yang sehat. Pengendalian vektor penyakit akan dilakukan melalui penguatan kapasitas petugas dan edukasi kepada masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....