Normalisasi Batang Lengayang Dikebut untuk Kurangi Risiko Banjir

  • 29 Jul 2026 08:13 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah terus mempercepat pekerjaan normalisasi Sungai Batang Lengayang di Kecamatan Lengayang untuk mengurangi risiko banjir dan abrasi yang mengancam permukiman warga. Proyek tersebut diharapkan mampu meningkatkan perlindungan bagi masyarakat yang selama ini tinggal di kawasan rawan luapan sungai.

Bupati Pesisir Selatan bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) meninjau langsung progres pekerjaan di Koto Baru Kambang, Senin, 27 Juli 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan memenuhi standar teknis.

Normalisasi Sungai Batang Lengayang dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai V Sumatera di bawah Kementerian PUPR. Pelaksanaan konstruksi dipercayakan kepada PT Brantas Abipraya (Persero) sebagai penyedia jasa.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni mengatakan, proyek tersebut harus diselesaikan tepat waktu karena menyangkut keselamatan masyarakat. Ia megnatakan pengerjaan harus selesai sesuai jadwal dan memenuhi spesifikasi teknis agar mampu memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.

"Normalisasi Sungai Batang Lengayang ini sangat penting untuk melindungi masyarakat dari ancaman banjir dan abrasi. Karena itu, kami ingin memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi sehingga hasilnya benar-benar memberikan rasa aman bagi warga," ujar Hendrajoni

Dalam peninjauan tersebut, rombongan memeriksa pengerukan sedimentasi, penataan tebing sungai, hingga pembangunan penguat tanggul pada sejumlah titik rawan banjir. Pemerintah juga mengevaluasi kualitas pekerjaan agar hasilnya mampu bertahan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Pesisir Selatan, Jaferi mengatakan, koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dan Balai Wilayah Sungai V terus diperkuat selama pelaksanaan proyek. Menurutnya, sinergi tersebut diperlukan agar pekerjaan tidak terkendala persoalan teknis maupun sosial di lapangan.

"Koordinasi intensif terus kami lakukan dengan Balai Wilayah Sungai V agar proyek mitigasi banjir ini berjalan lancar tanpa kendala sosial maupun teknis," katanya. Jaferi menambahkan pengawasan juga dilakukan terhadap kualitas konstruksi, dampak lingkungan, serta kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat Koto Baru Kambang mendukung proses normalisasi hingga selesai. Dukungan warga dinilai penting agar proyek dapat diselesaikan sesuai target dan manfaatnya segera dirasakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....