Diksista Siapkan Generasi Muda Berjiwa Pemimpin di Padang

  • 27 Jul 2026 18:25 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Sebanyak 80 siswa MAN 3 Padang terpilih mengikuti program Pendidikan Siswa Takhassus (Diksista) Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai upaya memperkuat karakter, kepemimpinan, dan kesiapan generasi muda menghadapi masa depan. Program pembinaan tersebut diarahkan untuk melahirkan peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki mental tangguh dan kepedulian sosial.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, membuka pelaksanaan Diksista MAN 3 Padang di Bumi Perkemahan Sungrilla, Sungai Lareh, Lubuk Minturun, Senin, 27 Juli 2026. Ia mengapresiasi konsistensi MAN 3 Padang dalam menghadirkan inovasi pendidikan melalui program yang dinilai strategis dalam membentuk calon pemimpin masa depan.

Menurut Fadly, Sumatera Barat memiliki sejarah panjang dalam melahirkan tokoh-tokoh nasional yang berkontribusi bagi bangsa. Ia menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari proses pembinaan, pendidikan, dan penguatan karakter yang telah ditanamkan sejak dini.

"Jika kita menilik sejarah, Sumatera Barat adalah 'gudangnya' pemimpin bangsa. Tentu ada pola pengkaderan dan penanaman ilmu pengetahuan yang luar biasa dari para tokoh terdahulu," katanya.

Ia berharap melalui program seperti Diksista, MAN 3 Padang dapat kembali melahirkan generasi yang mampu tampil sebagai pemimpin di tingkat nasional maupun global. Para peserta juga diminta untuk tidak hanya mengejar kemampuan akademik, tetapi mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan keberanian mengambil peran.

"Kepada 80 siswa terpilih, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Belajarlah dengan tekun dan jangan pernah ragu menunjukkan potensi diri. Ketika ada peluang untuk tampil memimpin, angkat tangan dan ambil peran itu," ujarnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang, Yasril, turut mengapresiasi sinergi antara Kemenag dan Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis keagamaan. Menurutnya, program pendidikan seperti Diksista sejalan dengan upaya membentuk generasi yang memiliki kecerdasan intelektual dan nilai moral yang kuat.

"Kementerian Agama sangat bangga dengan perhatian Pemko Padang terhadap pendidikan karakter keagamaan. Program Unggulan Smart Surau merupakan langkah konkret yang sangat bermanfaat untuk membentuk kecerdasan serta kesejahteraan anak-anak kita di lingkungan tinggal mereka," ujarnya.

Kepala MAN 3 Padang, Marliza, mengatakan seluruh peserta Diksista telah melalui proses seleksi yang ketat sebelum mengikuti program pembinaan. Kegiatan yang berlangsung pada 27 hingga 29 Juli 2026 tersebut mencakup pembinaan karakter, mental, ideologi, disiplin, serta kepribadian Islami.

Peserta Diksista terdiri dari 30 siswa Kelas X Program Basis Awal, 22 siswa Kelas XI Program Lanjutan, dan 27 siswa Kelas XII Program Pemantapan. Selama kegiatan, para siswa mendapatkan materi teori serta praktik lapangan dengan pembinaan dari pihak Kodaeral II Padang.

"Melalui sistem pelatihan yang komprehensif ini, kami berharap selepas Diksista akan lahir siswa-siswi yang tangguh, bermental pejuang, berpikir kritis, kreatif, serta mampu membentengi diri dari pergaulan negatif," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....