Agam Segera Bangun 160 Huntap setelah Lahan Tersedia
- 24 Jul 2026 00:26 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pembangunan 160 hunian tetap (huntap) bagi korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam segera direalisasikan setelah pemerintah daerah memperoleh lahan. Ketersediaan lahan mengakhiri kendala yang selama ini menghambat pelaksanaan program tersebut.
Pemerintah Kabupaten Agam bersama Yayasan Buddha Tzu Chi meninjau lokasi pembangunan di Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Rabu, 22 Juli 2026. Lahan seluas sekitar 1,5 hektare itu disediakan PT Pelalu Raya.
Perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi, Ruhyat, mengatakan hasil kajian Badan Geologi menyatakan lokasi tersebut layak untuk pembangunan huntap. Namun, pembangunan baru dapat dimulai setelah status lahan disertifikatkan atas nama Pemerintah Kabupaten Agam.
Menurutnya, kepemilikan lahan oleh pemerintah daerah menjadi syarat utama yang ditetapkan Yayasan Buddha Tzu Chi. "Sayang sekali jika kesempatan ini terlewat, karena masyarakat Agam sangat membutuhkan huntap pascabencana," ujar Ruhyat.
Ia menjelaskan setiap huntap akan dibangun menggunakan material sepablock dengan ukuran enam kali enam meter. Setiap unit dirancang memiliki dua kamar tidur, satu kamar mandi, satu dapur, serta diupayakan dilengkapi perabot dasar rumah tangga.
Sementara itu, Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal mengatakan bantuan pembangunan huntap sebenarnya telah ditawarkan sejak beberapa bulan lalu. Namun, pelaksanaannya tertunda karena pemerintah daerah belum memiliki lahan yang memenuhi persyaratan.
Ia menyebut penyediaan lahan oleh PT Pelalu Raya menjadi solusi atas persoalan tersebut. Pemerintah daerah kini mempercepat proses sertifikasi agar pembangunan segera dimulai.
"Alhamdulillah, kini lahan seluas sekitar 1,5 hektare sudah tersedia berkat partisipasi PT Pelalu Raya. Pemerintah daerah akan segera menuntaskan proses sertifikasi lahan agar pembangunan dapat segera dimulai," kata Muhammad Iqbal.
Pembangunan huntap menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana bagi warga terdampak hidrometeorologi di Kabupaten Agam. Kehadiran hunian permanen diharapkan memberikan kepastian tempat tinggal yang lebih aman dan layak bagi para penyintas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....