Damkar Padang Kerahkan 75 Personel Jinakkan Kebakaran di Wisma Indah III
- 23 Jul 2026 09:58 WIB
- Padang
Poin Utama
- Kerugian material kebakaran diperkirakan mencapai Rp500 juta, menghancurkan seluruh unit rumah milik Ermiati berusia 78 tahun.
- Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang menerima laporan darurat pada pukul 15.45 WIB setelah warga melihat kepulan asap dan api dari dalam rumah.
- Sebuah rumah di Komplek Wisma Indah III, Kelurahan Parupuk Tabing, Kota Padang, hangus terbakar pada Rabu 22 Juli 2026 pukul 15.30 WIB.
RRI.CO.ID, Padang - Satu unit rumah milik warga di Komplek Wisma Indah III Blok H12, RT 002/RW 004, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, hangus terbakar, Rabu 22 Juli 2026. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB itu mengakibatkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Sutopo mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat pada pukul 15.45 WIB setelah saksi melihat kepulan asap dan api dari dalam rumah milik Ermiati (78). Warga kemudian segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang agar api tidak merambat ke bangunan lain di kawasan tersebut.
"Kami mendapat laporan dari masyarakat bahwa terjadi kebakaran pada salah satu rumah. Setelah menerima laporan sekitar pukul 15.45 WIB, kami langsung mengerahkan lima unit armada menuju lokasi untuk melakukan pemadaman," ujar Kepala Seksi Operasional Damkar Kota Padang.
Sebanyak lima unit armada dengan sekitar 75 personel diterjunkan ke lokasi kejadian. Petugas bergerak cepat melakukan pemadaman agar kobaran api tidak meluas ke rumah-rumah lain yang berada di kawasan permukiman padat penduduk tersebut.
Menurutnya, kebakaran berhasil dikendalikan setelah proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam. Selain kerugian sekitar Rp500 juta akibat rumah yang terbakar, petugas juga berhasil menyelamatkan aset di sekitar lokasi dengan nilai yang diperkirakan mencapai Rp4 miliar sehingga api tidak merambat ke bangunan lainnya.
Ia menjelaskan, proses pemadaman sempat mengalami kendala karena kondisi lingkungan yang memiliki akses jalan sempit, permukiman padat, serta jarak antarbangunan yang rapat. Kondisi tersebut menyulitkan pergerakan armada pemadam berukuran besar untuk mendekati titik api.
"Kesulitannya karena lokasi merupakan kawasan permukiman dengan jalan yang agak sempit. Proses pemadaman berlangsung kurang lebih satu jam hingga api benar-benar dapat dipadamkan," katanya.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat, dengan rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan tidak ada sumber api yang ditinggalkan tanpa pengawasan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....