KAI Divre II Gandeng Akademisi Tingkatkan Keselamatan Perlintasan Kereta Api
- 24 Jul 2026 00:03 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero.Divre II Sumatera Barat (Sumbar) memperkuat sinergi dengan kalangan akademisi untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang kereta api melalui kegiatan edukasi kepada masyarakat. Sosialisasi tersebut digelar bersama Universitas Dharma Andalas (Unidha) dan SMKN 6 Padang di perlintasan sebidang KM 0+805 ruas Padang–Pulau Air, Jalan Stasiun Nomor 1, Simpang Haru, Padang, Selasa, 21 Juli 2026.
Kepala Humas KAI Sumbar, Reza Sahab mengatakan kegiatan ini melibatkan dosen, mahasiswa, guru, dan siswa yang terlebih dahulu mendapatkan pembekalan mengenai dunia perkeretaapian, keselamatan perjalanan kereta api, serta pentingnya peran masyarakat dalam menciptakan transportasi yang aman. Setelah itu, peserta turun langsung ke lapangan untuk mengedukasi pengguna jalan melalui pengeras suara, membagikan stiker dan suvenir bertema keselamatan, serta membentangkan spanduk berisi ajakan mematuhi aturan saat melintasi rel kereta api.
Reza menyampaikan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang merupakan program berkelanjutan yang terus diperluas dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dunia pendidikan. "Sebagai langkah preventif, KAI Divre II Sumbar secara rutin melaksanakan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang maupun di sekolah-sekolah sekitar jalur operasional kereta api. Edukasi ini akan terus dilakukan karena keselamatan merupakan tanggung jawab bersama," ucapnya, Selasa, 21 Juli 2026.
Reza menambahkan meningkatnya mobilitas masyarakat dan jumlah kendaraan menjadikan perlintasan sebidang sebagai titik yang memerlukan perhatian serius. Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, mengurangi kecepatan saat mendekati rel, berhenti memastikan kondisi aman, tidak menerobos palang pintu, mengutamakan perjalanan kereta api, serta tidak beraktivitas di ruang manfaat jalur kereta api karena pelanggaran dapat dikenakan sanksi pidana sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.
"Selain edukasi kepada masyarakat, KAI Divre II Sumatera Barat juga secara konsisten melakukan berbagai langkah mitigasi untuk meningkatkan keselamatan. Upaya tersebut meliputi penutupan perlintasan yang tidak sesuai ketentuan, pemasangan banner keselamatan di titik rawan, sosialisasi di sekolah, penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah dan Balai Teknik Perkeretaapian, serta pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dharma Andalas, Indria Flowerina, mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. "Melalui kolaborasi dengan PT KAI Divre II Sumbar, kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori komunikasi, tetapi juga mampu mengimplementasikannya melalui edukasi kepada masyarakat.
"Kami berharap sinergi ini terus berlanjut untuk membangun budaya disiplin dan keselamatan di perlintasan kereta api," kata Indria," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....