Padang Pariaman Susun RKPD 2027 di tengah Ketidakpastian Fiskal dan Ancaman Benca
- 18 Jul 2026 02:18 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyebut penyusunan Rencana Kerja Daerah (Rakerda) 2027 dilakukan di tengah ketidakpastian fiskal nasional dan dampak bencana yang belum sepenuhnya pulih. Ia meminta seluruh perangkat daerah tetap menyusun program secara realistis meski belum ada kepastian soal kebijakan efisiensi anggaran ke depan.
Pernyataan itu disampaikan John Kenedy Aziz saat membuka Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2027 di Dempo Anai Land, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Jumat, 17 Juli 2026. Rakerda dirangkaikan dengan evaluasi capaian kinerja triwulan kedua 2026 dan dihadiri seluruh kepala organisasi perangkat daerah serta camat se-Kabupaten Padang Pariaman.
"Kita belum mengetahui bagaimana kemampuan keuangan daerah ke depan. Namun dalam kondisi yang penuh ketidakpastian ini, kita tidak boleh berhenti merencanakan pembangunan," ujar John Kenedy Aziz.
Bencana banjir dan longsor yang melanda Padang Pariaman dalam beberapa waktu terakhir telah merusak infrastruktur dan mengganggu aktivitas ekonomi serta pelayanan dasar masyarakat. John Kenedy Aziz meminta RKPD 2027 mengintegrasikan agenda pemulihan pascabencana mulai dari rehabilitasi infrastruktur, penguatan drainase, pengendalian banjir, hingga penataan kawasan rawan longsor.
"Kita tidak hanya dituntut membangun kembali, tetapi memastikan proses pembangunan dilakukan dengan pendekatan build back better. Membangun lebih baik, lebih aman, dan lebih berkelanjutan," kata John Kenedy Aziz.
Tema pembangunan Padang Pariaman 2027 ditetapkan sebagai Transformasi Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan Berbasis Ketahanan Pangan, Kesejahteraan Sosial, dan Pemulihan Pascabencana. Tema ini menjadi pedoman seluruh perangkat daerah dalam menyusun program yang tidak hanya mengejar pertumbuhan tetapi juga memastikan manfaat merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sekretaris Badan Perencanaan, Litbang Daerah Padang Pariaman Nofrianti menjelaskan Rakerda ini sekaligus mengevaluasi capaian kinerja perangkat daerah hingga triwulan kedua 2026. Hasil evaluasi menjadi dasar penyusunan langkah percepatan pencapaian target pembangunan pada semester kedua 2026.
Padang Pariaman termasuk daerah di Sumatera Barat yang paling terdampak bencana hidrometeorologi dalam beberapa tahun. Integrasi agenda mitigasi dan pemulihan bencana ke dalam dokumen perencanaan tahunan menjadi langkah penting.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....