Pramuka dan Lapas Talu Pasbar Perkuat Pembinaan Karakter Warga Binaan

  • 15 Jul 2026 07:14 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah melalui Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Gerakan Pramuka Pasaman Barat (Pasbar) resmi menjalin kerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Talu untuk memperkuat pembinaan karakter warga binaan. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) berlangsung di Aula Lapas Kelas III Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasbar, Selasa, 14 Juli 2026.

Perjanjian tersebut ditandatangani Ketua Kwarcab 0317 Pasbar, Risnawanto, bersama Kepala Lapas Kelas III Talu, Yongki Yulianto. Kerja sama ini menjadi langkah awal pelaksanaan program pendidikan kepramukaan yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan bagi warga binaan pemasyarakatan.

Penandatanganan PKS ikut dihadiri jajaran pengurus Kwarcab Pasbar, di antaranya Sekretaris Ahmad Romi, Bendahara Srianto, serta sejumlah wakil ketua bidang dan pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran para pengurus menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pembinaan karakter melalui kegiatan kepramukaan di lingkungan lapas.

Ketua Kwarcab 0317 Pasbar, Risnawanto, mengatakan program kepramukaan dirancang untuk membentuk warga binaan menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, mandiri, dan memiliki karakter yang lebih baik. "Kami ingin menanamkan nilai-nilai kepramukaan agar warga binaan memiliki bekal saat kembali ke tengah masyarakat dan mampu menjalani kehidupan secara mandiri," ucapnya.

Risnawanto menyampaikan kemandirian bukan hanya berkaitan dengan kemampuan memenuhi kebutuhan hidup, tetapi juga kemampuan mengendalikan emosi dan mengambil keputusan yang tepat. Diharapkan masa pembinaan di Lapas menjadi pengalaman terakhir bagi warga binaan sehingga mereka dapat kembali berkumpul bersama keluarga dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas III Talu, Yongki Yulianto, menyambut positif kerja sama tersebut karena dinilai dapat memperkuat program pembinaan yang telah berjalan di lingkungan pemasyarakatan. "Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga membina warga binaan agar kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang taat hukum, mandiri, produktif, dan berkarakter," ujarnya.

Yongki menjelaskan nilai-nilai kepramukaan seperti disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, cinta tanah air, dan pantang menyerah sejalan dengan tujuan pembinaan di lembaga pemasyarakatan. Melalui kolaborasi ini, Lapas Kelas III Talu berharap warga binaan memperoleh bekal positif untuk memperbaiki diri dan membangun masa depan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....