Pembangunan SR Permanen Dharmasraya Capai 91 Persen, MPLS Dimulai 14 Juli

  • 08 Jul 2026 10:12 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Sekolah Rakyat (SR) Permanen Dharmasraya akan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027 dengan menampung 390 peserta didik baru dari keluarga kurang mampu. Sekolah berasrama gratis tersebut ditargetkan mulai menyambut siswa melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 14 Juli 2026.

Penanggung Jawab SR Permanen Sumatera Barat dari Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Padang, Linda Susanti, mengatakan progres pembangunan fisik sekolah kini telah mencapai 91 persen. "Secara fungsional memang belum semua bangunan bisa digunakan untuk operasional SR, namun tetap ada prioritas beberapa zona yang memungkinkan untuk bisa digunakan saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS Sekolah Rakyat pada 14 Juli 2026," ujarnya, Selasa, 7 Juli 2026.

Linda menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan tiga gedung asrama untuk menampung peserta didik baru. "Satu asrama akan diisi oleh 136 peserta didik SR," katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar, Kementerian Sosial telah menyurati pemerintah daerah agar menyiapkan guru sementara hingga proses rekrutmen selesai pada Agustus 2026. "Sudah ada tebusan surat melalui Dinas Pendidikan daerah terkait untuk membantu menyediakan tenaga pengajar di SR Dharmasraya, namun status mereka nantinya yakni untuk diperbantukan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 5 Solok, Vera Herlily, mengatakan sebanyak 60 calon peserta didik asal Kabupaten Solok akan mengikuti pendidikan di SR Permanen Dharmasraya. "Sudah diplenokan calon peserta didik baru tersebut dan sudah di SK-kan oleh Bupati, karena keterbatasan daya tampung di sekolah kami, peserta didik baru nantinya dititip di SR Permanen Dharmasraya," katanya.

Vera menambahkan kegiatan belajar berasrama masih diliburkan hingga 31 Juli 2026 sebagai bagian dari persiapan tahun ajaran baru. "Kegiatan sekolah dimulai setelah libur sekolah berakhir, khusus di SRMP 5 Solok tidak ada kegiatan MPLS, melainkan persiapan bagi peserta didik yang naik ke kelas 8," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf meminta seluruh jajaran Kementerian Sosial dan kepala Sekolah Rakyat memastikan pelaksanaan MPLS pada 14 Juli 2026 berjalan lancar. Kemensos juga menekankan agar proses migrasi dan rekrutmen peserta didik di Sekolah Rakyat Permanen dapat diselesaikan tanpa kendala.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....