RAT Koperasi Mitra Jaya Wira Bahas Strategi Pengembangan Usaha
- 30 Jun 2026 21:22 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Pasaman Barat – Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPKUKM) Kabupaten Pasaman Barat mendorong Koperasi Karyawan Mitra Jaya Wira PT Perkebunan Agro Wiratama mengembangkan unit usaha melalui penguatan Warung Serba Ada (Waserda) dan pembentukan Unit Simpan Pinjam (USP). Dorongan tersebut disampaikan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 yang digelar di Gedung Olahraga PT Agro Wiratama, Kecamatan Sungai Aur, Senin, 29 Juni 2026.
Kepala DPKUKM Pasaman Barat, Agusli, mengatakan RAT merupakan forum tertinggi dalam koperasi sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus dan pengawas kepada seluruh anggota. Ia mengapresiasi Koperasi Mitra Jaya Wira yang secara konsisten menyelenggarakan RAT sesuai amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, kami menyampaikan apresiasi kepada pengurus dan pengawas yang telah menyelenggarakan RAT dengan baik. Forum ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja sekaligus menyusun langkah strategis pengembangan koperasi ke depan," katanya.
Menurut Agusli, koperasi memiliki peluang untuk meningkatkan skala usaha melalui optimalisasi Waserda dengan menyediakan kebutuhan anggota secara lebih lengkap. Selain itu, pembentukan Unit Simpan Pinjam dinilai dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi anggota dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik.
Ia menambahkan, pengembangan usaha tersebut memerlukan dukungan seluruh anggota, penyusunan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, sumber daya manusia yang kompeten, serta pengawasan yang optimal agar koperasi dapat berkembang secara sehat dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Koperasi Mitra Jaya Wira, Indra Gunawan, mengatakan RAT menjadi sarana evaluasi program kerja sekaligus forum pengambilan keputusan tertinggi dalam koperasi. Menurutnya, partisipasi aktif anggota sangat menentukan arah kebijakan dan kemajuan koperasi.
Indra menjelaskan kondisi keuangan koperasi saat ini berada dalam kategori sehat. Koperasi masih membukukan Sisa Hasil Usaha (SHU) dan memiliki modal lebih dari Rp800 juta yang menjadi potensi untuk mengembangkan berbagai unit usaha produktif.
"Kondisi ini patut kita syukuri. Dengan modal yang dimiliki saat ini, koperasi memiliki peluang besar untuk mengembangkan unit-unit usaha yang lebih produktif demi meningkatkan kesejahteraan anggota," ujarnya.
Rapat Anggota Tahunan tersebut juga dihadiri jajaran manajemen PT Agro Wiratama, DPKUKM Kabupaten Pasaman Barat, serta perwakilan anggota koperasi sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi di lingkungan perusahaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....