Pessel Jadikan Lomba Perpustakaan Nagari sebagai Upaya Tingkatkan Literasi
- 30 Jun 2026 17:07 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan menjadikan penilaian dan lomba perpustakaan nagari sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas literasi masyarakat. Penilaian dilakukan di Perpustakaan Nagari Lubuk Bunta, Kecamatan Silaut, dan Perpustakaan Nagari Lunang Selatan, Kecamatan Lunang.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan, Adril Yesmen, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program peningkatan kualitas pengelolaan perpustakaan nagari. Program itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Perpustakaan Nasional.
"Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat belajar masyarakat. Penilaian ini kami lakukan juga untuk melihat sejauh mana perpustakaan nagari mampu berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Adril, Selasa 30 Juni 2026.
Ia menjelaskan, penilaian dilakukan berdasarkan delapan komponen utama. Komponen tersebut meliputi koleksi perpustakaan, sarana, pelayanan, tenaga perpustakaan, penyelenggaraan, pengelolaan, inovasi, serta dampak perpustakaan bagi masyarakat.
Menurutnya, indikator tersebut digunakan untuk menilai kualitas pengelolaan perpustakaan nagari secara menyeluruh. Hasil penilaian diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan mutu layanan perpustakaan di tingkat nagari.
Adril menyebutkan, proses penilaian melibatkan tim juri dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pesisir Selatan. Tim juri tidak hanya melakukan verifikasi administrasi, tetapi juga meninjau langsung kondisi perpustakaan beserta berbagai program inovasi yang telah dikembangkan.
Ia mengimbau para pengelola perpustakaan nagari terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan inovasi yang mampu menarik minat baca masyarakat. "Pengelola harus kreatif dan mampu menghadirkan program-program literasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat," ujar Adril.
Selain itu, Adril juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah nagari dalam pengembangan perpustakaan sebagai pusat kegiatan literasi. "Kami berharap perpustakaan nagari dapat menjadi motor penggerak literasi dan mampu mencetak masyarakat yang cerdas serta berdaya saing," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....