Kemensos Hadirkan Operasi Katarak hingga Alat Bantu Disabilitas di Payakumbuh
- 30 Jun 2026 00:03 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Kementerian Sosial melalui Sentra Abiseka Pekanbaru menghadirkan operasi katarak, khitanan massal, dan penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial dalam Bakti Sosial Terintegrasi. Kegiatan dilakukan di Kantor Dinas Sosial Kota Payakumbuh, Minggu, 28 Juni 2026.
Sekretaris Daerah Payakumbuh, Rida Ananda yang mewakili Wali Kota mengatakan konsep layanan terpadu ini memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, mudah, dan tepat sasaran tanpa harus mendatangi berbagai instansi secara terpisah. Selain layanan kesehatan, masyarakat juga menerima bantuan alat bantu disabilitas, perlengkapan sekolah bagi anak, dukungan kewirausahaan, dan bantuan sarana kamar sesuai kebutuhan masing-masing penerima manfaat.
"Bakti Sosial Terintegrasi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah mampu menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Kami ingin masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan sekaligus bantuan sosial dalam satu kegiatan," ujar Rida.
Rida menegaskan berbagai layanan dan bantuan tersebut diharapkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat khususnya kelompok rentan, sekaligus mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi keluarga. Ia menyebut kehadiran negara secara langsung di tengah masyarakat melalui program seperti ini merupakan bentuk pelayanan publik yang paling efektif dan bermakna.
"Melalui kegiatan ini masyarakat tidak hanya mendapatkan pelayanan kesehatan, tetapi juga memperoleh berbagai bentuk dukungan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat," kata Rida.
Rida mengapresiasi kepercayaan Kemensos yang menjadikan Payakumbuh sebagai lokasi pelaksanaan Bakti Sosial Terintegrasi. Ia menyatakan Pemerintah Kota Payakumbuh akan terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah pusat dan berbagai pemangku kepentingan agar pelayanan publik semakin luas dan tepat sasaran.
Operasi katarak yang dihadirkan dalam kegiatan ini menjadi salah satu layanan paling bernilai karena biayanya yang tinggi sering menjadi hambatan bagi masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan penanganan gangguan penglihatan. Keberhasilan masyarakat mengakses operasi katarak secara gratis berpotensi memulihkan kualitas hidup penerima manfaat secara signifikan dan langsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....