Pemko dan Polres Padang Panjang Tanam 500 Bibit Pohon Buah di Silaing Bawah

  • 26 Jun 2026 05:41 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kota Padang Panjang bersama Kepolisian Resor Padang Panjang menanam 500 bibit pohon di kawasan Jembatan Kembar Silaing Bawah, Kamis, 25 Juni 2026. Bibit yang ditanam terdiri dari alpukat, matoa, durian, dan petai sebagai upaya meningkatkan tutupan hijau sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem wilayah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Gerakan Sejuk Asri Hijaukan Sumbar Kembali yang diinisiasi Polda Sumatera Barat. Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra memimpin kegiatan didampingi Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi.

Allex mengapresiasi langkah Polres yang mendorong kepedulian terhadap lingkungan melalui program penghijauan. Ia menegaskan menanam pohon bukan hanya untuk kepentingan saat ini, melainkan investasi jangka panjang demi keberlanjutan alam dan kesejahteraan generasi mendatang.

"Menanam pohon bukan hanya untuk hari ini, tetapi merupakan investasi jangka panjang demi keberlanjutan alam dan kesejahteraan generasi mendatang. Semakin banyak pohon yang ditanam, semakin besar manfaat yang akan dirasakan, baik dari sisi lingkungan, kesehatan, maupun pencegahan bencana," ujar Allex.

Kapolres Padang Panjang Wisnu Hadi dalam kediatan menanam 500 bibit pohon di kawasan Jembatan Kembar Silaing Bawah, Kamis, 25 Juni 2026 (Foto: Diskominfo Padang Panjang)

Kapolres Padang Panjang Wisnu Hadi mengatakan gerakan penghijauan akan terus dilakukan di sejumlah lokasi lainnya sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam. Ia menegaskan keberadaan pohon memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana seperti erosi dan longsor.

"Kami berharap pohon-pohon yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ini adalah ikhtiar bersama untuk menjaga keseimbangan alam dan mewariskan lingkungan yang lebih baik kepada generasi berikutnya," kata Wisnu.

Pemilihan jenis pohon buah seperti alpukat, matoa, durian, dan petai memberi nilai ganda bagi program penghijauan ini. Selain berfungsi ekologis sebagai penyerap karbon dan pencegah erosi, pohon-pohon tersebut juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar ketika berbuah di kemudian hari.

Kawasan Silaing Bawah yang berada di jalur utama Padang Panjang menuju Bukittinggi menjadikan lokasi penanaman ini strategis sebagai penanda komitmen lingkungan yang dapat dilihat langsung oleh ribuan pengguna jalan setiap harinya. Pemerintah Kota berharap kegiatan ini mendorong masyarakat membudayakan penanaman pohon secara mandiri di lingkungan masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....