Baznas Padang Panjang Salurkan Rp231,2 Juta untuk 133 KK, Terbesar untuk Modal Usaha

  • 25 Jun 2026 14:17 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Badan Amil Zakat Nasional Kota Padang Panjang menyalurkan dana zakat sebesar Rp231,2 juta kepada 133 kepala keluarga melalui Program Padang Panjang Makmur, Cerdas, Sehat, dan Peduli Tahap II, Kamis, 25 Juni 2026. Alokasi terbesar sebesar Rp167,2 juta diberikan kepada 95 kepala keluarga dalam bentuk bantuan modal usaha melalui Program Padang Panjang Makmur.

Penyaluran berlangsung di Masjid Tauhid, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Padang Panjang Barat. Selain modal usaha, Program Padang Panjang Cerdas menyalurkan bantuan pendidikan sebesar Rp50,25 juta kepada 26 kepala keluarga, Program Padang Panjang Sehat menyalurkan Rp10,5 juta kepada delapan kepala keluarga, dan Program Padang Panjang Peduli memberikan Rp3,25 juta kepada empat kepala keluarga.

Ketua Baznas Padang Panjang Novi Hendri mengatakan bantuan yang disalurkan merupakan amanah para muzaki yang mempercayakan zakatnya kepada Baznas untuk diteruskan kepada masyarakat yang berhak. “Kami mengajak masyarakat yang telah memenuhi syarat untuk menunaikan zakat melalui Baznas agar manfaatnya semakin luas dirasakan,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Padang Panjang I Putu Venda mewakili Wali Kota menyampaikan zakat memiliki peran penting sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan masyarakat. Ia mengapresiasi Baznas yang terus mengelola dan menyalurkan dana zakat secara profesional, transparan, dan tepat sasaran.

"Program Padang Panjang Makmur, Cerdas, Sehat, dan Peduli menyentuh berbagai kebutuhan masyarakat. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan menjadi penyemangat bagi penerima untuk meningkatkan taraf hidupnya," ujar Venda.

Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Padang Panjang Joni Nasri menyampaikan zakat merupakan sarana menghadirkan keberkahan dalam kehidupan bagi pemberi maupun penerima. Ia menegaskan yang dicari dalam kehidupan bukan semata-mata kekayaan materi, melainkan keberkahan yang dapat dirasakan seluruh pihak.

"Yang dicari dalam kehidupan ini bukan semata-mata kaya atau miskin, melainkan keberkahan. Melalui zakat, keberkahan itu dapat dirasakan baik oleh muzaki maupun mustahik," kata Joni Nasri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....