SPMB di Padang, Disdik Reset Data Pendaftar dan Perpanjang Pendaftaran
- 25 Jun 2026 05:31 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Posko pengaduan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di kawasan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang masih ramai didatangi orang tua calon siswa, Rabu, 24 Juni 2026. Meski hujan lebat mengguyur, petugas pelayanan tetap menerima keluhan masyarakat terkait proses pendaftaran tahun ajaran 2026/2027.
Sejumlah orang tua calon siswa datang membawa berkas pendaftaran dan menunggu antrean untuk mendapatkan penjelasan dari petugas. Sebagian besar berharap memperoleh solusi agar anak mereka tetap dapat mengikuti proses penerimaan murid baru sesuai jalur yang diinginkan.
Salah seorang orang tua calon siswa, Budi (43), mengaku datang ke posko pengaduan untuk menyampaikan kendala saat memilih jalur pendaftaran. Ia berharap pihak Dinas Pendidikan dapat membantu memperbaiki data anaknya agar bisa kembali mendaftar pada masa perpanjangan.
“Barusan keluar dari ruang pelayanan SPMB, kami meminta perhatian dan solusi dari Disdik terkait pendaftaran anak kami yang ingin di ralat. Saat sistem down di hari pertama, kami terburu-buru memilih pendaftaran jalur domisili, padahal ingin mendaftar lewat jalur prestasi,” ujar pria yang sehari-hari bekerja sebagai ojek online itu.
Budi mengatakan kesalahan memilih jalur tersebut berdampak pada rencana pendidikan anaknya yang ingin melanjutkan ke SMP Negeri 1 Padang. Ia menyebut sekolah tersebut dipilih karena lokasinya lebih dekat dengan tempat tinggal di Kecamatan Padang Barat.
“Memang ini kelalaian kami, tapi saat sistem sanggah di situs SPMB Disdik, ada masa perpanjangan pendaftaran dan kami diminta untuk melapor ke posko pengaduan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopy Krislova, mengatakan pihaknya memperpanjang masa pendaftaran SPMB hingga Kamis, 25 Juni 2026 pukul 00.00 WIB. Kebijakan tersebut diambil setelah berkoordinasi dengan petugas Dapodik dan mengikuti arahan Wali Kota Padang.
Yopy menjelaskan, pihaknya juga melakukan reset data terhadap sekitar 8.000 calon siswa yang melakukan pendaftaran saat sistem mengalami gangguan pada hari pertama. Ia meminta orang tua calon siswa lebih teliti dalam memilih jalur pendaftaran saat masa perpanjangan berlangsung.
“Karena ini menyangkut sistem, petugas Dapodik kami sudah bekerja untuk mereset ulang pendaftar di hari pertama, karena sempat down. Kami minta agar orang tua calon siswa untuk memperhatikan dengan benar pilihannya saat perpanjangan pendaftaran ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, calon siswa tidak perlu membuat akun baru selama masa perpanjangan karena sistem masih menggunakan akun yang sama. Kebijakan reset data dan perpanjangan waktu hanya berlaku untuk tingkat SMP, sedangkan pendaftaran SD berjalan normal dan jalur luar kota SMP tidak mengalami perubahan batas waktu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....