Bupati Dharmasraya Serahkan Bantuan Permakanan bagi Ibu Hamil dan Menyusui
- 24 Jun 2026 15:33 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyerahkan bantuan paket permakanan tahap II bagi ibu hamil dan ibu menyusui di Kecamatan Timpeh, Selasa, 23 Juni 2026. Program tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam mempercepat penanganan stunting melalui pemenuhan gizi sejak masa kehamilan.
Dalam sambutannya, Annisa menegaskan pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, bahkan sejak seorang ibu mengandung. Menurutnya, intervensi gizi yang diberikan pada masa kehamilan akan lebih efektif dibandingkan ketika anak sudah memasuki usia balita.
“Penanganan stunting harus dimulai dari masa kehamilan. Kalau bantuan baru diberikan saat anak berusia empat atau lima tahun, sebenarnya sudah terlambat. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan dan gizi ibu hamil menjadi sangat penting,” katanya.
Ia menjelaskan, bantuan diberikan dalam bentuk paket permakanan yang disalurkan secara bertahap selama masa kehamilan hingga enam bulan setelah melahirkan. Setiap penerima memperoleh bantuan senilai Rp3 juta yang disalurkan setiap minggu kedua pada setiap bulan.
Menurut Annisa, program tersebut merupakan komitmen yang telah direncanakannya sejak masa pencalonan sebagai Bupati Dharmasraya. Saat ini, bantuan diprioritaskan bagi keluarga yang masuk kategori desil 1 dan desil 2 berdasarkan data kesejahteraan masyarakat yang dihimpun melalui puskesmas.
“Sebenarnya target kami adalah ibu hamil dan ibu menyusui dari keluarga desil 1 sampai desil 5. Namun karena keterbatasan anggaran daerah, program ini kita mulai terlebih dahulu untuk desil 1 dan 2. Mudah-mudahan tahun depan dapat dilaksanakan lebih luas lagi,” ujarnya.
Bupati juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kehamilan kepada petugas kesehatan maupun pemerintah nagari sehingga dapat memperoleh pendampingan dan intervensi yang diperlukan sejak awal. Selain menyerahkan bantuan, Annisa berdialog langsung dengan para penerima manfaat.
Ia menekankan pentingnya pengetahuan mengenai pemenuhan gizi selama kehamilan, pola asuh anak, serta langkah-langkah pencegahan stunting sejak dini. Menurutnya, bantuan makanan harus diiringi dengan edukasi yang berkelanjutan. Karena itu, ia meminta bidan desa dan kader Posyandu untuk terus memberikan pendampingan kepada ibu hamil dan ibu menyusui di setiap nagari.
“Bantuan makanan penting, tetapi pengetahuan juga tidak kalah penting. Karena itu saya berharap Posyandu terus memberikan edukasi kepada para ibu agar memahami kebutuhan gizi selama kehamilan dan masa tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Annisa menambahkan, bantuan permakanan dari Pemerintah Kabupaten Dharmasraya merupakan bagian dari berbagai program pemerintah dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. Selain itu, terdapat pula Program Makan Bergizi Gratis yang digagas pemerintah pusat serta bantuan bagi ibu hamil dengan kehamilan berisiko dari Kementerian Kesehatan.
“Semua program pemerintah ini memiliki tujuan yang sama, yakni memastikan ibu dan anak mendapatkan asupan gizi yang baik sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat dan bebas stunting,” katanya.
Salah seorang penerima manfaat, Titin, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. “Bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan maupun setelah melahirkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Dharmasraya, Martin Efendi, mengatakan penyerahan bantuan kepada 19 ibu hamil dan menyusui di Kecamatan Timpeh merupakan tahap kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Pulau Punjung dan Sitiung. Ia menyebut program bantuan permakanan yang digagas Bupati Annisa Suci Ramadhani bersama Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, merupakan program yang sangat bermanfaat dalam mendukung upaya pencegahan stunting sejak dini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....