Museum Adityawarman Siapkan 10 Kegiatan Belajar Bersama Sepanjang 2026
- 21 Jun 2026 09:09 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Museum Adityawarman Padang kembali melaksanakan program Belajar Bersama Museum sebagai upaya memperkenalkan sejarah dan kebudayaan kepada generasi muda. Program tersebut menjadi salah satu kegiatan edukasi yang rutin digelar museum setiap tahun.
Kepala Museum Adityawarman, Tuti Alawiyah, mengatakan kegiatan itu bertujuan mendekatkan anak-anak dan pelajar dengan koleksi yang dimiliki museum. Melalui program tersebut, peserta diajak memahami nilai sejarah dan budaya yang terkandung dalam berbagai koleksi.
“Belajar Bersama Museum dalam rangka mendekatkan generasi muda, terutama anak-anak sekolah ke museum. Tujuan kita agar mereka mengenal koleksi-koleksi yang ada di museum,” ujar Tuti pada RRI, Sabtu 20 Juni 2026.
Menurut Tuti, koleksi yang tersimpan di museum merupakan representasi dari masa lalu yang memiliki nilai sejarah dan kebudayaan. Karena itu, museum berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada peserta.
“Nah, jadi kita bentuk satu kelompok belajar. Ada pematerinya, biasanya kita hadirkan pemateri yang punya kompetensi di bidang itu, umumnya dari perguruan tinggi,” ujarnya.
Selain mendapatkan materi mengenai koleksi museum, peserta juga diajak mengikuti praktik sesuai tema kegiatan. Salah satu materi yang pernah diberikan adalah pengenalan alat musik tradisional yang disertai praktik memainkan alat musik tersebut.
“Misalnya Belajar Bersama alat musik, nanti kita ajak dosen dari ISI Padang Panjang. Lalu dia mengajarkan prakteknya sekalian menggunakan alat musik itu,” ujar Tuti.
Tuti menuturkan sasaran peserta disesuaikan dengan materi yang dirancang dalam setiap kegiatan. Jika tema yang dipilih cocok untuk siswa sekolah dasar, maka museum akan mengundang peserta dari tingkat SD, sedangkan tema tertentu dapat melibatkan mahasiswa.
Pada tahun 2026, Museum Adityawarman menargetkan pelaksanaan 10 kegiatan Belajar Bersama Museum. Setiap kegiatan diikuti sekitar 20 peserta agar proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif.
“Program ini, program rutin. Tahun ini ada 10 kegiatan belajar bersama dalam satu tahun,” ujarnya.
Menurut Tuti, hingga pertengahan tahun ini Museum Adityawarman telah melaksanakan dua kegiatan Belajar Bersama Museum. Kegiatan tersebut mengangkat tema konservasi koleksi museum dengan melibatkan mahasiswa serta tema mengenal ukiran tradisional Minangkabau yang diikuti peserta dari Sekolah Menengah Atas (SMA).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....