Pesisir Selatan Bentuk Tim Desa Siaga TB di Tingkat Nagari

  • 20 Jun 2026 15:07 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Painan - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Pesisir Selatan membentuk Tim Desa Siaga TB di tingkat nagari sebagai terobosan baru mempercepat penemuan kasus tuberkulosis. Kesepakatan ini lahir dari Monitoring dan Evaluasi Program TB tingkat kabupaten yang digelar di Hannah Hotel Painan, Kamis, 18 Juni 2026.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes PPKB Pesisir Selatan Erna Juita menjelaskan kader yang terlatih akan turun langsung ke masyarakat melakukan skrining awal terhadap warga bergejala. Langkah ini diharapkan mempercepat deteksi dan pengobatan pasien sebelum sempat menularkan penyakit ke lingkungan sekitar.

"Kader yang terlatih akan turun langsung ke masyarakat melakukan skrining awal. Warga yang bergejala bisa segera dievakuasi ke puskesmas untuk cek dahak dan mendapat pengobatan gratis sebelum menularkan ke lingkungan sekitar," ujar Erna.

Ia menjelaskan Tim Desa Siaga TB akan menjadi perpanjangan tangan dinas kesehatan untuk memaksimalkan gerakan Active Case Finding atau penemuan kasus secara aktif di tingkat akar rumput. Seluruh pengelola program dari tingkat puskesmas sepakat mengusulkan nama-nama kader potensial di wilayah kerja masing-masing untuk dilatih sebagai bagian dari tim tersebut.

“Tim Desa Siaga TB ini nantinya akan menjadi perpanjangan tangan dinas di tingkat tapak atau nagari untuk memaksimalkan gerakan Active Case Finding (ACF) atau penemuan kasus secara aktif,” ujarnya.

Selain mengevaluasi capaian, forum ini juga menjadi ruang diskusi terbuka untuk mengidentifikasi hambatan teknis dan sosiologis yang dihadapi petugas medis saat melakukan pendampingan pengobatan di lapangan. Hasil rumusan kesepakatan dan pemecahan masalah dalam forum ini akan langsung dikonversi menjadi bahan perencanaan program periode berikutnya.

Melalui penguatan koordinasi lintas fasilitas kesehatan dan pelibatan aktif kader nagari, Dinkes PPKB Pesisir Selatan optimistis target eliminasi TB dapat dicapai lebih cepat. Pembentukan Tim Desa Siaga TB diharapkan menjadi model penanganan berbasis komunitas yang dapat direplikasi di kabupaten lain di Sumatera Barat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....